oleh

Sebaiknya Dijadikan Teman

TribunAsia.com

Allah SWT berfirman:

Iklan 52 Khutbah Jum'at

وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولٰٓئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِّنَ النَّبِيِّۦنَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصّٰلِحِينَ  ۚ  وَحَسُنَ أُولٰٓئِكَ رَفِيقًا

“Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul (Muhammad) maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang yang diberikan nikmat oleh Allah, (yaitu) para nabi, para pencinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.”

(QS. An-Nisa’: Ayat 69)

 

Allah SWT berfirman:

الْأَخِلَّآءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

“Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.”

(QS. Az-Zukhruf: Ayat 67)

 

TOLONG BAWA AKU KE SURGA

Sebuah kisah nyata. Mengunjungi seorang teman yang sedang kritis sakitnya, dia menggenggam erat tangan saya, lalu menarik ke mukanya, dan membisikkan sesuatu. Dalam airmata berlinang dan ucapan yang terbata-bata dia berkata, ”Jika kamu tidak melihat aku di syurga, tolong tanya pada Allah di mana aku, tolonglah aku ketika itu.”

Dia langsung terisak menangis, lalu saya memeluknya dan meletakkan muka saya di bahunya. Sayapun berbisik,” Insya Allah, Insya Allah, aku juga mohon kepadamu jika kamu juga tidak terlihat aku di syurga.”

Kami pun menangis bersama, entah berapa lama. Ketika saya meninggalkan Rumah Sakit, saya terkenang akan pesan beliau.

Sebenarnya pesan itu pernah di sampaikan oleh seorang ulama besar, Ibnu Jauzi, yang berkata kpd sahabatnya sambil menangis :

“Jika kamu tidak menemui aku di surga bersama kamu, maka tolonglah tanya kepada Allah tentang aku ; Wahai Rabb kami, si fulan sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang Engkau, maka masukkanlah dia bersama kami di surga.”

Ibnu Jauzi berpesan begini bersandar kepada sebuah hadits :

“Apabila penghuni syurga telah masuk ke dalam syurga lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di dunia, maka mereka pun bertanya kepada Allah ; Ya Rabb! kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di dunia bersholat bersama kami, berpuasa bersama kami dan berjuang bersama kami.”

 

Maka Allah berfirman, ” Pergilah ke neraka, lalu keluarkanlah sahabat-sahabatmu yang di hatinya ada iman, walau hanya sebesar zarrah”.

(Ibnu Mubarak dlm kitab Az Zuhd)

 

Maka wahai sahabat-sahabatku,

Di dalam bersahabat, pilih lah mereka yang boleh membantu kita bukan ikatan di dunia, tetapi hingga akhirat.

Carilah sahabat-sahabat yang senantiasa berbuat amal sholeh, yang sholat berjamaah, berpuasa dan sentiasa berpesan agar meningkatkan keimanan, serta berjuang untuk menegakkan agama Islam.

Carilah teman yang mengajak ke majlis ilmu, mengajak berbuat kebaikan, bersama untuk kerja kebajikan, serta selalu berpesan dengan kebenaran.

Teman yang dicari karena urusan niaga, pekerjaan, teman nonton bola, teman memancing, teman shopping, teman Facebook utk bercerita hal politik, teman Whatsapp untuk menceritakan hal dunia, akan berpisah pada garis mati dan masing- masing hanya akan membawa diri sendiri.

Tetapi teman yang bertakwa, akan mencari kita untuk bersama ke surga.

Simaklah diri, apakah ada teman yang seperti ini dalam kehidupan kita, atau yang ada mungkin lebih buruk dari kita.

Ayo berubah sekarang, kurangi waktu dengan teman yang hanya condong pada dunia, carilah teman yang membawa kita bersama ke surga, karena kita tidak bisa mengharapkan pahala ibadah kita saja utk masuk surganya Allah. Perbanyaklah usaha, semoga satu darinya akan tersangkut, dan membawa kita ke pintu surga.

Al-Hasan Al-Bashri berkata :

“Perbanyakkanlah sahabat-sahabat mukminmu, karena mereka memiliki syafa’at pada hari kiamat”. Pejamkan mata, berfikirlah, siapa agaknya diantara sahabat-sahabat kita yang akan mencari dan mengajak kita bersama-sama ke surga.

Jika tidak, mulailah hari ini mencari teman ke surga sebagai suatu misi pribadi.

Sahabat, tolong tanyakan pada Allah jika aku tiada bersamamu di surga-Nya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *