oleh

Kelurahan Jatinegara Himbau Masyarakat Waspada Penyakit DBD

Jakarta, TribunAsia.com – Kelurahan Jatinegara himbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti penyebar virus Zika. Donna Andria selaku Lurah mengatakan, saat ini telah banyak warga yang menjadi korban DBD bahkan tercatat hingga meninggal dunia.

“Kita perlu mewaspadai DBD ini memang sudah banyak sekali jatuh korban baik yang dirawat maupun yang meninggal dunia,” ungkapnya.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Kata Donna, dia mendapatkan informasi melalui berita  diwilayah Kalideres Jakarta Barat salah seorang warga meninggal dunia akibat DBD. Dari kejadian itu, menurutnya perlu menjadi perhatian masyarakat agar tidak menjadi korban berikutnya.

“Berita hari ini bahwa di Kalideres ada satu warganya yang meninggal dunia, ini menjadi perhatian dan warning kita semua agar seluruh warga untuk waspada terkait dengan wabah DBD,” kata Donna dibilangan Radjiman.

Namun demikian dia menjelaskan kembali, dihadapan masyarakat khususnya dikelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung Jakarta Timur diharapkan kepada lapisan masyarakat untuk melaksanakan tes jumantik untuk mengantisipasi demam berdarah.

“Kita semua sampai saat ini memang Jatinegara masih banyak kasus untuk itu mohon seluruh potensi masyarakat melaksanakan tes jumantik,” tandas pria yang mengenakan batik.

Kemudian, Lurah Jatinegara meminta untuk menjaga kesehatan kepada masyarakat sekitar terutama dikediaman masing-masing penduduk. Donna menambahkan, tokoh masyarakat dan perangkat RT maupun RW mampu memberikan contoh terhadap masyarakat agar terhindar dari DBD.

“Jumantik mandiri ini minimal di rumahnya dulu masing-masing, terutama untuk tokoh masyarakat yang ada RT, RW dan karang taruna. Berikan contoh dulu kepada lingkungan di sekitarnya cobalah sempatkan waktu nggak lama itu untuk menjadi mandiri,” ujarnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *