oleh

Sekolah dan Polisi Gagalkan Tantangan Tawuran antar Pelajar via Medsosin di Kota Depok

Depok, TribunAsia.com – Kapolsek Limo Polda Metro Jaya Kota Depok Jawa Barat Komisaris Polisi Iskandar mengatakan pemimpin sebuah sekolah swasta bekerjasama dengan Polsek Limo berhasil menggagalkan tawaran antar pelajar sekolah yang disebar melalui media sosial internet (Medsosin).

Dilaporkan Hendrik Raseukiy, Sabtu (16/2019). Disebut Iskandar, pihak sekolah SMK yang inisial YP mengetahui bahwa ada sekelompok pelajarnya yang menggelar tantangan tawuran melalui media sosial internet (Medsosin) kepada pelajar dari sekolah lain.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Pelajar ini memotong kue tart menjadi beberapa bagian dengan sebilah senjata tajamnya. Sembari menantang pelaajr sekolah lain. Tapi Alhamdulillah pihak pimpinan sekolah mengetahui cepatlah memberitahukan kepada kami sehingga cepat kami antisipasi,” ujar Kompol Iskandar.

Beruntung tindakan sekelompok pelajar ini diketahui pihak sekolah yang memantau Media sosial internet tersebut, kemudian langsung melaporkan kepada Polsek Limo. Selanjutnya Kapolsek Limo Kompol Iskandar segera mendatangi sekolah SMk tersebut untuk mengamankan dan mengawasi para pelajar tersebut.

Menanggapi fenomena kenakalan pelajar ini, Iskandar mengajar semua pihak terkait untuk peduli dan terlibat dalam pengawasan pendidikan dan kenakalan remaja ini. Misalnya, Iskandar punya gagasan untuk melakukan jambore pelajar se-kota Depok untuk ditingkat SLTP dan SLTA, di mana, semua pelajar dapat berinteraksi dengan menampilkan kepandaian dan talentanya yang dapat difasilitasi oleh dinas pendidikan.

Selain itu, Iskandar beri apresiasi kepada beberapa sekolah di Limo yang sudah melakukan program pertukaran pelajar dalam waktu tertentu antar sekolah swasta. Sehingga, terjadi interaksi antar pelajar antar sekolah swasta. (Hendrik Raseukiy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *