oleh

Pernikahan Usia Dini Masih Marak di Bogor

Bogor, TribunAsia.com – Pernikahan usia dini masih menjadi pemandangan lumrah di Kabupaten Bogor, hal tersebut didasarkan penelulusaran TribunAsia.com pada beberapa daerah di Kabupaten Bogor. Penyebab terjadinya pernikahan dini beragam, mulai dari alasan pendidikan hingga masalah ekonomi.

Dalam kasus tertentu, pendidikan yang rendah pada perempuan dan laki-laki bersangkutan mendorong timbulnya pola pikir pendek, hal ini juga terjadi pada orang tua bersangkutan, daripada menganggur tanpa ada aktifitas lebih baik anak dinikahkan saja walaupun secara usia sesungguhnya belum matang.

banner 336x280

Susi Lawati misalnya, perempuan asal Awi Lega, Sukamulya. Dia menikah di usia 17 tahun, sebuah umur yang sebenarnya belum waktunya membina rumah tangga.

“Iya nikah dini, ya gimana lagi pak, waktu itu berhenti sekolah, hanya sampai SMP, karena nda lanjut jadinya dinikahkan sama orang tua, katanya takut terjadi apa-apa” terangnya, Kamis (14/2).

Faktor ekonomi menjadi masalah lain yang mendorong pernikahan usia dini, alasannya sederhana, bila perempuan telah memiliki suami secara otomatis tidak bergantung lagi kepada orang tua, ada suami yang menafkahi.

Perempuan asal Cihanjawar, Sukamakmur, Yeyen, merasakan hal itu, kondisi ekonomi keluarga yang relatif tidak mapan menyebabkan orang tua rela melepasnya saat ada lelaki yang melamarnya.

“Kalau sudah punya suami kan ngga jadi tanggungan orang tua lagi, istilahnya meringankanlah” tuturnya.

Situasi tidak jauh berbeda dialami Iyam, perempuan asal Tegal Panjang, Cariu.

“Pendidikan dan ekonomi sih pak, saya tamat SMA langsung nikah, ngga ada biaya lanjut kuliah” pungkasnya.

Saat ini pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya menekan laju pernikahan usia dini, beragam cara dilakukan, misalnya sosialisasi ke masyarakat terkait efek negatif menikah di usia yang belum matang, perangkat pemerintah hingga Kepala Desa termasuk RT dan RW didorong berperan lebih aktif dalam proses sosialisasi tersebut. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *