oleh

Terdakwa Kasus Penipuan Jual Beli Ferarri Sebut David Pembohong Serta Gampang Janji

Jakarta, TribunAsia.com – Terdakwa kasus penipuan pembelian mobil Ferrari, Amar jelaskan dihadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur bahwa yang bernama David pembohong dan mudah mengumbar berjanji.

Dalam kesempatan itu, dia pun memaparkan diluar materi pembelian mobil Terdakwa memberikan keterangan terkait investasi dan permasalahan pribadi dengan salah seorang yang disebut-sebut pamannya David di Pasar Fertival Jakarta Selatan.

banner 336x280

” David ini orangnya gampang janji. Dia bermasalah Omnya si David telepon saya, si David kerjanya bohong saja ketemuanlah kita di pasar festival. Jadi dia (David) terbongkar oleh isterinya beli Ferrari 2 miliar,” kata Amar diruang sidang, Senin (11/2/2019).

Lebih jauh, Amar mengatakan dalam pertemuannya dengan pamannya David berstatus PNS di Beacukai. Kata dia, David kerap menerima sejumlah uang dari pamannya. Kemudian, Terdakwa merinci dalam persidangan perkara hukum yang dihadapi dia adalah bagian dari rekayasa.

” David ini ternya sudah terlalu dikasih banyak dikasih duit dari omnya. Omnya termakan omongan di David, dia rekayasa kalau tidak dia pasti datang ke persidangan,” ungkapnya.

Selain itu, Majelis Hakim Posma P Nainggolan SH MH dengan didampingi Asban Panjaitan SH MH dan Siti Dzamzanah SH meminta keterangan Terdakwa diluar permasalahan pokok dalam persidangan.

” Persoalan apa lagi dengan David,” tanya ketua majelis hakim.

Terlebih, kata Terdakwa, David telah dilaporkan ke polisi karena melakukan pemukulan terhadap orang tua Terdakwa dan kejadian tersebut sudah divisum. Ketika itu, Amar turut mengutarakan kepada Majelis Hakim PN Jaktim yang dia ketahui isteri David berprofesi sebagai dokter kecantikan.

” Si David bahkan saya sudah buat laporan. Bapak saya diludahin, ibu saya dipukul dan sudah divisum,” ujarnya.

Duduk sebagai JPU Teguh SH kembali mempertanyakan Terdakwa, tentang jual beli kendaraan mewah yang diperkarakan dalam kasus penipuan dimeja hijau. Lanjutnya, kata penuntut umum disampaikan jawaban Terdakwa dalam persidangan mobil merk “Porsche”.

” Keterangan saudara benar semua ?. Selain teman pernah nggak terkait jual beli. Disini jawaban terdakwa mobil Porsche,” jelas JPU dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Akan tetapi, Terdakwa merinci kembali atas pernyataannya penuntut umum dan di uraikan merk mobil yang bermasalah tersebut bukan Ferarri melainkan merk Porsche.

” Porsche saya tidak menyebut mobil Ferrari,” terang Amar. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *