oleh

Sejumlah Posisi Strategis dan Pengangkatan 20 Pegawai ASN dilakukan di Kemen PPPA

Jakarta, TribunAsia.com – Sejumlah posisi strategis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), yakni Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama telah diamanatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah teruji dan terseleksi dengan baik melalui proses Seleksi Terbuka. Promosi dan mutasi ini adalah bagian dari pengembangan karir ASN demi meningkatkan kinerja organisasi Kemen PPPA dan dapat menjawab berbagai tantangan terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang semakin kompleks.

“Berdasarkan Grand Design Pembangunan ASN 2015 – 2024, pada 2019 setiap ASN harus siap untuk menuju tahapan ke depan dalam menemukan pemimpin terbaik dan pegawai terbaik, yakni ASN yang memiliki nilai yang beretika, berpikir strategis, berkolaborasi, berkeputusan tegas, berinovasi dan bekerja tuntas. Oleh karenanya, Kemen PPPA telah semakin siap melaksanakan manajemen ASN secara lebih baik. Hal tersebut dilakukan dengan melakukan tes kompetensi melalui assessment center, menyusun Standar Kompetensi Jabatan, serta meningkatkan nilai integritas ASN melalui Kode Etik Pegawai,” pungkas Menteri PPPA, Yohana Yembise pada kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, serta Pengambilan Sumpah Pengangkatan 20 ASN Kemen PPPA, Jum’at (8/2/2018).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Yohana melantik Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama:

  1. Nahar sebagai Deputi Bidang Perlindungan Anak Kemen PPPA (sebelumnya sebagai Direktur Rehabilitasi Anak Kementerian Sosial)
  2. Rini Handayani sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kemen PPPA (sebelumnya sebagai Kepala Biro Umum dan Sumber Daya Manusia Kemen PPPA)
  3. Ratna Susianawati sebagai Staf Ahli Bidang Komunikasi Pembangunan Kemen PPPA (sebelumnya sebagai Sekretaris Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA)
  4. Dermawan sebagai Sekretaris Deputi Bidang Perlindungan Anak (sebelumnya sebagai Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat dan Pornografi Kemen PPPA)

 

“Sebagai pejabat publik secara langsung dan tidak langsung prestasi kerja ASN akan dinilai keberhasilanya setiap saat oleh masyarakat. Oleh karenanya, ASN harus segera mempelajari tugas-tugas dan fungsinya, menggali dan mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, melakukan konsolidasi, serta membangun jaringan koordinasi dengan berbagai instansi lingkup Kementerian maupun dengan unit kerja terkait di luar Kemen PPPA,” pesan Menteri Yohana.

Tim publikasi dan media Kemen PPPA menjelaskan, pelantikan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama yang dilakukan Menteri Yohana. Kemudian, turut serta secara bersama melakukan pengangkatan 20 orang PNS atau ASN. Informasi pelantikan dan pengangkatan ASN dilingkungan Kementerian PPPA tercantum dalam Siaran Pers Nomor: B-014/Set/Rokum/MP 01/02/2019.

“Ibu (Yohana Yembise) melantik pimpinan tinggi negara Pratama dan Madya lalu mengangkat PNS .Lalu mengangkat PNS Kemen PPPA. Kalau PNS-nya 20, kalau jabatan pimpinan tinggi Pratama Madya empat (orang),” jelas Pinas kepada TribunAsia.com. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *