oleh

Serikat Pekerja Pos Indonesia Kecewa Terhadap Pengelolaan Perusahaan

Jakarta, TribunAsia.com – Serikat Pekerja Pos Indonesia Kuat Bermartabat (SPPIKB) menyampaikan pelaksanaan aksi kali ini (Rabu, 06/02/2019) adalah merupakan akumulasi kekecewaan Pengurus SPPIKB dan karyawan/karyawati pada umumnya dalam 3 tahun belakangan ini atas pengelolaan perusahaan yang amburadul oleh Direksi PT Pos.

Melalui siaran pers yang diterima TribunAsia.com nomor 36/DPP/SPPIKB/2019 aksi tersebut puncaknya adalah dipicu oleh pernyataan angkuh Direktur Keuangan yang disampaikan dengan narasi yang arogan, angkuh, tidak patut dan tidak benar serta menunjukkan ketidakpahaman terhadap ketentuan per-UU-an yang berlaku.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Ditambah lagi dengan terbitnya Holding Statement oleh Direktur Utama dimana perusahaan sedang terjadi krisis keuangan sehingga gaji sekitar +/-23.000 karyawan harus ditunda pembayarannya yang seyogyanya dibayarkan tanggal 1 setiap bulannya.

Bahwa perusahaan yang dianalogikan bagai sebuah pesawat yang sedang mengalami turbulensi oleh Direktur Keuangan BUKANLAH disebabkan oleh karyawan (penumpang) akan tetapi justru oleh Jajaran Direksi (Pilot & Krew) atas ketidakmampuannya dalam menerbangkan pesawat.

Hal ini terbukti selama kepemimpinan BoD yang sekarang menjabat sejak tahun 2016 hingga kini semakin menunjukkan kinerja operasi dan keuangan yang terus menukik tajam dibandingkan masa-masa kepemimpinan BoD masa sebelumnya.

Bahwa keuntungan/laba perusahaan yang terjadi pada tahun 2016 dan 2017 bukan diperolah dari kinerja bisnis akan tetapi diperoleh dari prestasi Direksi tahun 2016 dengan menjual Asset (Saham Bank Mantap) dan tahun 2017 berupa aksi korporasi dengan melakukan Revaluasi Asset. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *