oleh

Rocky Gerung dan Kitab Suci Fiksi

TribunAsia.com

Oleh : Tendri

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Dalam tiga hari ini di FB orang sibuk membahas RG dipanggil polisi. Setidaknya ada lima temanku yang  mengeluarkan pendapat masalah RG ini di linimasanya. Ada yg mendukung RG dan ada yg menghujat RG. Yang menghujat tentu mengaitkan kitab suci itu fiksi dengan Alquran.

Persoalan ini timbul karena argumen RG bahwa kitab suci itu fiksi, dikeluarkan  pada masa kampanye pilpres. Sehingga orang menarik kitab suci itu ke Alquran. Tujuannya untuk merebut hati pemilih islam, agar marah sama RG, yang selama ini berdiri diposisi oposisi dan menguntungkan capres 02.

Kalaulah kita mau berpikir jernih sedikit, mari kita telusuri dulu kata kitab suci itu. Kitab suci banyak digunakan untuk buku kumpulan jurus silat kalau didalam komik dan didalam kitab- kitab sangsekerta. saya tidak tahu persis agama mana yang mengunakan kitab suci untuk menyebutkan kumpulan ajaraan agamanya. Mungkin agama Hindu kalau saya tidak salah. Kristen menyebut kumpulan ajaran agamanya Alkitab atau   Injil. Sedangkan Islam terutama ditanah melayu tidak pernah menyebutkan kitab suci untuk kumpulan firman- firman Allah. Orang melayu dari dulu sampai sekarang tetap menyebutnya Alquran, tidak tahu saya kalau ditanah jawa. Menurut para ulama, karena Alquran itu berbahasa Arab maka sebaiknya kita menguasai bahasa arab. setidaknya kita menggunakan terjemahan Alquran yang telah baku dan diakui keabsahannya oleh para ulama. Jangan menarik kitab suci yg istilah bahasa Indonesia ke bahasa Alquran atau bahasa Arab.Mari kita buka bersama- sama Alquran, tidak ada kata kitab suci sebagai kata pengganti penyebut Alquran didalam Alquran, kalau kata alkitab ada.

Sebenarnya pendapat RG ini telah didebat Faisal akbar dengan menyatakan Alquran tidak fiksi di ILC. Tapi RG mengatakan dia hanya menyebutkan kitab suci itu fiksi. Dan fiksi itu energi yang dikaitkan dengan telos. fiksi itu ficition berbeda dengan fiktif yg penuh kebohongan.Tidak ada RG menyebutkan Alquran.

Saya kebetulan kenal RG sejak tahun 1987. Tidak pernah di forum- forum diskusinya dulu maupun di tulisannya yg sering dimuat di kompas, yang menyinggung atau melecehkan umat Islam. Apalagi sekitar tiga puluh tahun yang lalu adik perempuan RG masuk agama Islam. RG dan orang tuanya tidak marah dan sangat menghormati agama Islam. Setiap lebaran adiknya RG selalu mengadakan open house di cempaka putih; RG, bapaknya dan adik-adiknya selalu kumpul. Pada hal keluar dari agama kristen adalah aib di Manado. Mereka tetap keluarga yang harmonis walau satu adiknya beragama Islam. Jadi kalau salah satu pendukung capres mengatakan RG menistakan Alquran, jauh panggang dari api.

Pendapat RG tentang kitab suci itu fiksi harusnya di balas dengan argumen. Karena pendapat adalah hasil karya otak, harus dibalas dengan argumen hasil karya otak juga, bukan diadukan kepolisi.

Yang mengadukan RG kepolisi adalah Jack boyd lapian, orang Manado dan beragama kristen. Lalu kenapa salah satu pendukung capres teriak dan bawa- bawa Alquran. Kalaulah kitab suci itu bisa dikaitkan dengan Alquran, tentu kyai Ma’ruf Amin, Said Agil syirad, Quaresh shihab dan Syafii Ma’rif tidak akan tinggal diam.

Sebaiknya Alquran kita itu, kita baca. Bukan dijadikan pajangan diatas lemari sehingga berdebu.Kita kuatkan agama kita dari dalam. Kerjakan apa perintah Allah yang ada didalam Alquran dan sunah Rasulullah. Jangan teriak- teriak bela Islam sementara sholat tidak, apalagi mejalankan ibadah dan amalan yang lain. Dengan tidak sholat berarti kita sendiri yang melecehkan Islam. Mari kita kerjakan apa- apa yang diperintahkan Allah didalam Alquran. Karena semua itu untuk kebaikan kita didunia dan diahkerat kelak. Tidak perlu teriak- teriak bela Islam untuk kepentinan politik sesaat. Islam ini selain kita menjaganya, ada yang punyanya yang selalu menjaganya, yaitu Allah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *