oleh

Pelantikan dan Rakerwil DPW FKDT Massa Khidmah 2018-2023 di Balai Kota Jakarta

Jakarta, TribunAsia.com – Pelantikan dan Rakerwil Dewan DPW Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Provinsi DKI Jakarta dengan masa Khidmah 2018-2023 diselenggarakan di Balai Kota DKI Jakarta. Danu Sudiatmoko selaku Ketua DPW menyampaikan, rasa bangga dan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah memfasilitasi dalam rangka pelantikan dan rapat kerja wilayah.

Kemudian dia mengatakan, dengan berlangsungnya pelantikan serta rapat kerja wilayah di Balai Kota menilai terjalin sinergisitas antara Pemerintah daerah yang terjalin cukup baik.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Saya sampaikan rasa bangga dan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memfasilitasi kami dalam rangka pelantikan dan Raker Wil DKI Jakarta. Juga berharap pelantikan yang dilaksanakan di Balai Kota DKI Jakarta juga menandakan adanya sinergitas antara pemerintah,” kata Danu kepada TribunAsia.com, Sabtu (2/2/2019).

Selain itu, Danu menyebutkan pihak Kementerian Agama Wilayah Provinsi DKI Jakarta telah bekerja sama FKDT dan mengatakan hubungan dengan lembaga tersebut semakin maju. Kata dia, setelah pelantikan rencana kedepan akan dibentuk bidang-bidang komisi terkait orgAniesasi sekaligus program kerja.

“Dalam hal ini kementerian agama yang turut hadir, semoga kita bisa terus terjaga serta komunikasi yang sudah mulai terbuka semakin dekat semakin erat dan membawa lebih maju. Kedepan ada nanti, faktor ini ada tiga komisi yang akan kita buat,” papar dia.

Ketua DPW DKI Jakarta pun merinci, tentang dengan program kerja orgAniesasi akan dibahas khusus didalam sidang komisi. Adapun yang ditambahkan dia, baik dari misi maupun visi akan direkomendasikan bersama nantinya.

“Disitu ada bidang komisi A itu mengenai apa, orgAniesasi misi program dan yang terakhir komisi C adalah rekomendasi itu nanti akan kami bahas dalam sidang komisi,” tandasnya.

Sementara, Catur Laswanto Catur Laswanto selaku Asisten Sekda DKI Jakarta Bidang Kesejahteraan Rakyat menjelaskan, dirinya diminta Gubernur Anies Baswedan untuk melakukan pengkajian dan peningkatan kesejahteraan terhadap tenaga pengajar Madrasah termasuk sertifikasi.

“Tugas saya saat ini yaitu diminta pak gubernur untuk satu lakukan kajian untuk meningkatkan kesejahteraan guru-guru madrasah. Yang kedua lakukan kajian untuk bisa Pemda DKI Jakarta membantu pembangunan prasarana sarana madrasah. Melakukan kajian agar guru-guru madrasah diniyah bisa diikuti dalam berbagai program sertifikasi guru ini sekarang,” sebut Catur.

Menurut Asisten Sekda DKI Jakarta Bidang Kesejahteraan Rakyat mengutarakan, perihal landasan hukum dan bila tidak memiliki landasan tersebut akan menjadi hambatan kepada anggota FKDT.

“Pak ketua umum menyampaikan itu, sudah menjadi program Pemprov DKI Jakarta persoalannya sekali lagi disampaikan kepada kami landasan hukumnya terutama yang paling penting. Kalau kajian kita bisa membuat kajiannya, tapi manakala dasar hukumnya tidak ada tentu kami akan mengalami hambatan,” terangnya.

Saat kesempatan itu, dia pun menghadirkan personil dibidang keagamaan dan bidang pendidikan. Komitmen Pemda DKI Jakarta dalam hal ini telah telah disampaikan melalui perwakilan bidang yang sesuai dengan kompetensinya masing-masing untuk mewujudkan program pendidikan pada Madrasah.

“Karena itu masukan-masukan dari bapak-bapak dan ibu-ibu untuk tiga hal itu kamu sangat-sangat harapan. Silakan berkoordinasi dengan Pak Aceng beliau adalah yang membidangi masalah keagamaan dan Ibu Ros yang membidangi masalah pendidikan hari ini saya hadiahkan ini menjadi bukti bahwa kami semua komitmen,” ungkapnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *