oleh

Kejaksaan Ultimatum Buni Yani untuk Serahkan Diri ke Kejari Kota Depok

Depok, TribunAsia.com – Sampai siang ini Buni Yani belum tiba di Kejari Kota Depok untuk memenuhi panggilan untuk dieksekusi penahanan. Kejaksaan berharap Buni Yani memenuhi panggilan.

Kejaksaan ingatkan Buni Yani untuk menyerahkan diri kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok, Jawa Barat, hari ini, Jumat (1/2/2019). Hal ini diungkapkan Kasi Pendum Kajati Jawa Barat Abdul Muis Ali di Kantor Kejari Kota Depok.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Buni Yani oleh pengadilan tinggi Jawa barat 18 bulan untuk kasus pelanggaran UU informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Kejaksaan hari ini tetapkan eksekusi penahanan, Jumat (1/2) pasca ditolak kasasi Buni Yani oleh Mahkamah Agung.

Buni Yani dipersalahkan menebarkan rasa permusuhan SARA dengan mengedit dan sebarkan perkataan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tentang penginaan Agama Islam. Purnama sudah menjalani masa pengukumannya selam 2 tahun.

Pantauan, aparat Kejari Kota Depok dan Kejati Jawa Barat masih terus menunggu kedatangan Buni Yani di Kejari Kota Depok.

“Sampai siang ini kami masih menunggu kesadaran Buni Yani untuk menyerahkan diri. Sejak pukul sembilan pagi tadi sampai pukul 17.00 WIB, dijam kerja masih ditunggu. Bila tidak datang makan yang bersangkutan mangkir,” ujar Ali.

Disebutkan Ali, sudah menelpon Kepala Kejari pembela Buni Yani mengatakan bahwa Buni Yani akan menyerahkan diri.

Sampai siang ini, Buni Yani belum tiba. Di masih berada dengan team penasihat hukum sedang berada di sebuah majelis taklim di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Sebut Ali, bila Buni Yani tidak datang hari ini, Pihak Kejaksaan akan melakukan langkah-langkah berikutnya, yang tidak didetailkannya. (Hendrik Raseukiy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *