oleh

FP2KAM DKI Menuntut Kasatpol PP dan Kasi Ops Satpol PP Segera Dicopot

Jakarta, TribunAsia.com – Forum Pemuda Peduli Kantibmas DKI Jakarta (FP2KAM DKI) menuntut Gubernur Anis Baswedan mencopot segera Kasatpol PP dan Kasi Ops Satpol PP.

Darma Alwi mengatakan, perihal aksi massa di depan kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membentangkan spanduk pencopotan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Yani Wahyu Purwoko dan Kepala Seksi Operasional Satpol PP Hari Apriyanto.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Ketua Umum FP2KAM DKI menilai, petugas Satpol PP tersebut diduga terlibat dalam kasus perizinan reklame. Keterlibatan oknum Satpol PP itu berdasarkan aduan masyarakat, karena tanpa proses lelang dan tiang reklame berdiri diatas trotoar dapat mengganggu pejalan kaki.

“Yang pertama menuntut dicopot Kasatpol PP DKI Jakarta dan Kasi Ops Satpol PP DKI Jakarta masalah reklame. Banyak aduan salah satunya reklame yang ada di Jalan S Parman (Jakbar). Itu jelas sesuai dengan perannya sesuai dengan aturan itu tidak boleh berada di trotoar-trotoar jalan,” kata Darma kepada TribunAsia.com Rabu, (30/1/2019).

Terlebih, dia menyampaikan, pajak reklame yang berdiri tegak di atas trotoar bermasalah termasuk surat perizinan reklame itu tidak jelas. Untuk itu, Darma Alwi menyebutkan negara dirugikan atas pemasukan pajak yang disebabkan papan reklame tanpa mengantongi izin.

“Pajaknya kita indikasikan bermasalah karena izin-nya saja sudah tidak jelas. Berarti ada indikasi bahwasanya merugikan negara terkait pemasukan pajak, ya seperti itulah,” ungkapnya pada Rabu petang.

Kembali dia mengharapkan untuk segera mencopot Kasatpol PP dan Kasi Ops Satpol PP DKI Jakarta. Kemudian, Forum Pemuda Peduli Kantibmas DKI meminta Kepolisian Daerah Metro Jaya untuk melakukan pemanggilan kepada Kasatpol PP dan Kasi Ops Satpol PP guna menindaklanjuti indikasi-indikasi yang telah disampaikan.

“Iya tuntutannya copot Kasatpol PP dan Kasi Ops. Kita juga minta kepada Kapolda Metro Jaya Kapolda Metro Jaya yang baru untuk segera menindaklanjuti untuk melakukan pemanggilan atas indikasi-indikasi yang kita sampaikan,” tandasnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *