oleh

Rasional Memilih dalam Tahun Politik

Jakarta, TribunAsia.com – Sudah saatnya masyarakat berpikir secara rasional dalam memahami proses politik lima tahunan untuk memilih calon pemimpin bangsa. Di dalam proses politik ini semua komponen masyarakat harus memastikan NKRI tetap tegak dan terawat, bukan sebaliknya.

“Rasional dalam bertindak karena masyarakat yang berbeda pandangan pada akhirnya adalah saudara dan teman sendiri,”.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Karena itu, dalam mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden, hendaknya masyarakat tetap mengedepankan etika dan kesantunan, menjauhi ujaran kebencian dan menjelek-jelekkan pihak lain termasuk dalam berdebat antarpendukung baik di dunia nyata maupun dunia maya

Munculnya lontaran kebencian dalam kegiatan dukung-mendukung calon itu karena belum dewasanya masyarakat dalam berdemokrasi dan memahami esensi debat itu sendiri.

“Tentunya sangat salah apabila memaknai debat tersebut seolah-olah ingin menyatakan diri paling benar atau paslon kandidatnya adalah yang paling benar,”.

Jika ujaran kebencian terus dibiarkan berkembang dalam perdebatan politik maka tentunya akan berdampak pada perpecahan masyarakat.

“Jangan sampai proses politik memecah kita sebagai bangsa,”

Bahwa para politisi yang mempunyai perbedaan pandangan tajam sekalipun bisa bergaul kembali dan mengukuhkan persaudaraan saat tidak lagi digelanggang politik

“Mengapa justru masyarakat harus membabi buta mempertahankan pandangan sehingga bermusuhan satu sama lain,”. (GN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *