oleh

Cek Kosong Safiin, Saksi: Terdakwa Mau Mendanai Pilkada Jatim

Jakarta, TribunAsia.com – Hadirkan saksi dipersidangan seputar cek kosong hingga pembiayaan Pilkada Jawa Timur dibuka di PN Jaktim. Sulhan duduk selaku saksi memberikan keterangan mengenai pertemuan dengan terdakwa dan Safiin (saksi korban) di Jalan Juanda Surabaya Jawa Timur.

Kata saksi, terdakwa Eko akan mendanai pemilihan kepala daerah di Jawa Timur ketika itu Safiin hendak dipasangkan dengan Kofifah Indar Parawansa dari partai Golkar.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Wakil gubernur (Wagub) Ibu Kofifah rencana calon dari partai Golkar. Saya nggak ngerti cuma (terdakwa) mau mendanai,” ujar saksi, Senin (21/1/2019).

Kehadiran saksi merinci apa yang dijelaskan dihadapan Majelis Hakim terkait sejumlah uang yang mencapai nominal angka miliaran rupiah tentang biaya politik di Pilkada Jatim.

“Rencana mau dibiayai terdakwa. Dia mengatakan duitnya banyak, dia mencari-cari duit. Informasi yang saya dapat dia dapat duit,” sebut saksi diruang sidang.

Namun demikian, Majelis Hakim turut mempertanyakan saksi ketika itu mengenakan kemeja hitam tentang status pekerjaan Safiin.

“Profesi Bapak Safiin apa ? ,” tanya majelis hakim.

Selanjutnya, saksi pun turut memberikan keterangan perihal profesi Safiin yang diketahui pernah menjabat Kepala Biro Umum Sekretaris Militer di kantor Sekretaris Negara dan meniti kariernya di institusi Kepolisian.

“Terakhir dia (Safiin) di Polda. Terakhir sekretaris militer di Sekneg,” kata saksi.

Selain itu, uang miliaran rupiah telah diberikan kepada terdakwa Eko Suwarto dalam Pilkada. Namun, saksi menjelaskan hingga saat ini belum ada pengembalian uang sepeserpun meski telah menerima lembaran cek kosong dari tangan terdakwa.

“Dana tidak kembali sepeserpun tidak ada. Saya nggak tahu adik saya ngomongnya miliaran saja,” tandasnya.

Dalam kesempatan sama Handri SH, selaku penutut umum ikut melontarkan beberapa pertanyaan terhadap saksi dimuka persidangan terkait alat bukti pembayaran berupa cek dari bank.

“Pembahasan perbangkan pernah dikasih unjuk (diperlihatkan) dari siapa selain cek ada yang lain. Cek untuk apa kata Pak Safiin,” kata JPU dari Kejari Jaktim.

“Kata Pak safiin ,” ucap saksi.

Kuasa Hukum terdakwa Eko Suwarto ikut menyampaikan permasalahan yang dialami kliennya dalam Pilkada Jatim dan mempertanyakan saksi yang tak lain dari keluarga Safiin.

“Saudara saksi tadi anda bicarakan dalam hal ini yang saudara ketahui di Jatim akan disponsori oleh Pak Eko. Apakah Pak Safiin yang minta bantuan kepada Pak Eko. Pak Safiin telah menyetor 2,7 miliar ke Pak Eko,” sebut penasehat hukum.

Eko Suwarto juga mengatakan kepada saksi didalam persidangan tentang komisi dan untuk cek telah dijelaskan kepada Safiin saat bertemu di Surabaya sebagai jaminan formalitas.

“Apakah biaya Pilkada itu hasil dari komisi Pak Safiin. Dihadapan bapak kita ingat waktu itu di Surabaya itu sudah saya jelaskan formalitas, itu jaminan atau sudah menerima uang,” terang terdakwa. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *