oleh

Konsumsi Sabu-Sabu PNS Kemenhub dan Pilot Menyebutkan Akan Dipakai di Yogya

Jakarta, TribunAsia.com – Konsumsi narkotika jenis sabu-sabu PNS Kementerian Perhubungan dan pilot pesawat disidangkan di PN Jaktim. Diketahui, terdakwa Bayu Chandra bersama Guriang dalam keterangannya mengaku barang haram tersebut diterima di sekitar Bandara Halim Perdanakusuma.

Kata PNS Kemenhub, Bayu Chandra diruang sidang Prof R Subekti menyebutkan sabu-sabu dibawa ketika hendak ke Yogyakarta Jawa Tengah. Ia pun menjelaskan rencananya sabu-sabu itu akan dipakai berdua setibanya di kota Jogya

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“PNS kementerian perhubungan. Pernah dikasih barang di Halim saat mau ke Jogja sebagai penumpang. Biasanya kita pakai berdua,” jelas Bayu di hadapan majelis hakim.

Persidangan dipimpin Majelis Hakim Sutikna, SH MH dengan didampingi dua anggota Majelis Hakim Siti Jamzanah SH MH dan Posma P Nainggolan SH MH.

Tim Majelis Hakim PN Jaktim turut memberikan pertanyaan terhadap terdakwa seputar asal usul narkotika yang akan digunakan oleh kedua terdakwa. Kemudian, efek yang dirasakan ketika konsumsi sabu-sabu juga tak lepas dipertanyakan.

“Saudara menerima barang dari Guriang. Rencananya mau dimana berapa paket. Kalau saudara makai efeknya apa,” tanya Maslikan.

Atas pertanyaan itu, terdakwa Bayu menjelaskan perihal barang bukti sabu-sabu tersebut akan digunakan bersama Guriang. Karena, menurut dia biasanya saat menggunakan dilakukan berdua dan telah mengkonsumi narkotika itu selama satu terakhir.

“Biasanya kita pakai berdua. Pakai di Jogja, sudah satu tahun,” ucap tersakwa.

Dikatakan kembali, jelas PNS Memenhub dirinya selama satu tahun jarang menggunakan sabu-sabu akan tetapi, saat santai dia kerap menggunakan didalam rumahnya. Disampaikan juga dalam persidangan, dia pernah direhabilitasi di RSKO atas masalah yang serupa.

“Jarang, pakai saat dirumah,” singkatnya.

Sementara, jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur ikut mempertanyakan kepada terdakwa yang mana diketahui telah mengkonsumi sabu-sabu.

“Kamu sudah satu tahun ya konsumsi sabu-sabu,” kata Budi Setio.

Atas perkara narkotika jenis sabu-sabu akan diancam dengan pasal berlapis diantaranya 114,112 dan 127. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *