oleh

PAUD Teratai Indah Terus Berbenah

Bogor, TribunAsia.com – Perlahan tapi pasti PAUD Teratai Indah mengalami kemajuan, saat pertama kali didirikan, PAUD Teratai Indah tidak sepenuhnya mendapat tanggapan positif dari warga, bahkan ada dari mereka yang ragu dengan keberlangsungan PAUD di Kampung Nyalindung, Desa Pabuaran, Kabupaten Bogor ini.

Di tengah situasi pesimisme tersebut, pengelola PAUD Teratai Indah tidak patah semangat, mereka terus mengasah kemampuan kualitas pengajar, juga berjuang melengkapi fasilitas sekolah.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Kepala Sekolah PAUD Teratai Indah, Roqayah, mengaku perjuangannya mendirikan PAUD dipicu terlalu rendahnya tingkat pendidikan masyarakat Kampung Nyalindung, kesadaran masyarakat terhadap pendidikan dinilainya masih sangat kurang.

“Saya melihat masyarakat di kampung ini sangat tertinggal pendidikannya, itu menyebabkan saya termotivasi merubah keadaan, paling tidak dengan mendirikan PAUD” katanya kepada Tribun Asia.com, Selasa (15/1).

Diakui pihaknya tidak jarang mendapat penilaian negatif dari pihak tertentu karena usahanya yang begitu gigih mendirikan PAUD, namun demikian ia menganggap semua itu karena kesalahpahaman saja.

Kini usaha Roqayah bersama tim pengelola PAUD mulai membuahkan hasil, karena pelatihan yang rutin diikutinya kini ia lebih paham cara mengajar di PAUD.

“Kami biasa ikut pelatihan sehingga mulai paham cara mengelola PAUD yang benar, itu kami praktikkan ke anak-anak, hasilnya mulai terlihat, anak lebih kreatif” ungkapnya.

Sarana dan prasarana di PAUD Teratai Indah mulai bertambah, khususnya alat permainan anak dan alat peraga pembelajaran, bangunan sekolah juga telah direnovasi.

“Kami dapat bantuan dari program UNICEF, ya terasa perbedaannya, gedung sekolah bisa direnovasi, alat peraga dan permainan anak juga bertambah” imbuhnya.

Sejak didirikannya, lulusan PAUD Teratai Indah sudah ada yang masih Sekolah Dasar, bahkan ada yang sudah kelas enam SD. Pembelajaran PAUD dilaksanakan lima hari dalam sepekan, hari Jumat libur, hari Sabtu anak kembali belajar. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *