oleh

Peluang Pariwisata, Sekretaris Kabupaten Sebut Terdapat 22 Etnis dan Sumber Daya Alam Berpotensi di Pulau Seribu

Jakarta, TribunAsia.com – Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu mengatakan saat menghadiri Jakarta Tourism Forum (JTF), bermacam-macam etnis penduduk yang menetap di kepulauan Seribu diperkirakan mencapai 22 etnis termasuk suku Tidung. Menurut Agni, banyak peluang untuk membangun sektor pariwisata di Kepulauan Seribu dan sumberdaya alam yang berpotensi.

“Letak strategis yang punya wilayah kepulauan hanya kepulauan Seribu. Etnis bermacam-macam ada suku Jawa, suku Tidung, Bugis dan ada 22 etnis yg hidup di kepulauan Seribu kita punya potensi sumber daya alam. Peluang masih banyak kita belum punya yang ada dikali adem,” papar Agni di Jakarta Tourism Forum, Kamis (9/1/2019).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Kata dia, wisata Bahari kepulauan Seribu dilengkapi fasilitas kuliner yang baru dibangun, tempat penginapan yang cukup memadai dan fasilitas kesehatan yang tersedia. Disayangkan, keterbatasan tranportasi untuk akses menuju kepulauan Seribu terbatas dan bila fasilitas itu terpenuhi diyakini calon wisatawan semakin mudah berkunjung.

“Sektor wisata yang berkembang wisata bahari, mulai ada kuliner-kuliner yang baru dibangun ditempat kami. Dikepulauan Seribu kita memiliki RSUD. Kita belum punya alat transportasi belum ada pemisahan dermaga orang dan barang,” ujarnya.

Plt Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI, Sri Haryati menjelaskan dan menyerahkan kepada tenaga ahli serta membuka diri untuk bekerjasama menciptakan ekonomi khususnya dibidang pariwisata. Lanjutnya, untuk meningkatkan penjualan setiap restoran harus memiliki sertifikat halal agar konsumen merasa nyaman.

“Tanpa ada ahlinya kita tidak bisa berjalan kita serahkan ke ahlinya sebetulnya kita mau arah kesana. Jadi pada saat wisata halal restoran yang memiliki sertifikat halal sehingga orang merasa nyaman ternyata penjualannya meningkat kita rasa begitu,” terangnya.

Jakarta Tourism Forum, kata Sri diharapkan terus berjalan karena forum tersebut terbentuk dari masyarakat yang memiliki kapasitas dan memahami arah tujuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Melalui kerjasama di bidang pariwisata, pihaknya akan mendukung penuh melalui SKPD dan dia merasa optimis ketika Bank Indonesia memiliki visi misi yang sana.

“Kita banyak SKPD yang mendukung kegiatan pariwisata halal ini. Jadi kalo Bank Indonesia masuk biasanya lancar. Kita punya transportasi air yang tertinggi (pengunjung) saat ini Ancol,” singkatnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *