oleh

Ketua DPR RI: Hati-Hati Saring Informasi Politik

Jakarta, TribunAsia.com – Suasana menjelang Pemilu perlu menjadi perhatian semua pihak, semua anak bangsa wajib berkontribusi menyukseskan Pemilu, salah satunya dengan tidak mudah menyampaikan kabar bohong terkait isu politik yang berhubungan dengan Pemilu, dibutuhkan kewaspadaan dalam menyaring informasi.

Ketua DPR RI mengimbau masyarakat bersikap lebih selektif dalam menerima informasi, perlu ada kepekaan dalam memutuskan informasi yang bisa diterima dan yang mesti ditolak.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Kita mengimbau masyarakat untuk semakin selektif dan bijaksana dalam menyikapi setiap informasi yang beredar di ruang publik. Setiap hari, ada ratusan bahkan ribuan informasi yang beredar di ruang publik” jelas Ketua DPR RI dalam keterangan tertulisnya yang diterima TribunAsia.com. Selasa (8/1).

Politisi dengan segudang pengalaman ini menilai masyarakat perlu memiliki kemauan lebih dalam mengecek kebenaran setiap informasi.

“Pada era sekarang ini, lalu lintas informasi sudah diibaratkkan debu yang bertebaran. Karena itu, sikapi setiap informasi dengan proporsional sambil berupaya melakukan konfirmasi pada institusi-institusi yang berwenang” imbuhnya.

Dirinya juga mendorong agar institusi yang diserang kabar hoax, termasuk institusi pemerintah, harus segera mengambil tindakan cepat agar kabar tersebut tidak semakin menjatuhkam wibawa institusi.

“Setiap institusi yang menjadi target hoax pun hendaknya memberi reaksi yang cepat, dengan memberi penjelasan terbuka kepada semua elemen masyarakat” terangnya.

Dalam penilaian Ketua DPR RI, penegak hukum perlu bergerak cepat mengatasi informasi hoax.

“Karena itu, menjadi sangat penting bagi penegak hukum untuk segera dan sigap merespons hoax seperti itu. Respon terukur dari penegak hukum menjadi keharusan agar hoax seperti itu tidak meresahkan masyarakat, dan juga tidak mengganggu keamanan dan ketertiban umum” tegasnya. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *