oleh

Jakarta Tourism Forum Bahas Sektor Pariwisata dan Kuliner Halal

Jakarta, TribunAsia.com – Jakarta Tourism Forum (JTF) membahas sektor pariwisata dan sertifikasi kuliner halal di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Jakarta dibilangan Juanda, Jakarta Pusat. Pada Selasa malam, Trisno selaku tuan rumah menyampaikan, wisatawan lokal kerap melakukan perjalanan wisata. Kata dia, ketika momen Asean Games 2018 wisatawan mancanegara mengalami peningkatan yang cukup signifikan mencapai 79 persen.

“Wisatawan nusantara biasanya bukan pertama kali datang, untuk wisatawan mancanegara 79% yang pertama kali, yang faktor Asean Games 38% cukup besar bagi Jakarta. Lama kunjungan wisatawan di Jakarta dua hari,” jelas Trisno Nugroho sebagai Kepala Kantor Cabang BI Jakarta, Selasa malam (8/1/2019).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Menurut Kepala kantor cabang Bank Indonesia DKI Jakarta, festival budaya sangat digemari calon wisatawan yang hendak berkunjung ke Jakarta. Terlebih, wisatawan mancanegara tertarik berkunjung ke Indonesia melalui informasi yang didapat dari sosial media. Tris turut mengemukakan melalui survei dilakukan, kemudahan fasilitas transportasi online sangat dibutuhkan oleh wisatawan.

“Menurut survei yang kita lakukan, mereka pada umumnya transportasi online dan taksi di Indonesia. Yang banyak diminati fertival budaya musik tidak terlalu, jadi fokus pada budaya dan berswafoto bagus di Kota Tua,” imbuhnya.

Selain itu, Salman Dianda Anwar selaku Ketua JTF merinci, untuk menarik calon wisatawan pengusaha rumah makan diharapkan memiliki sertifikat halal. Kedepan, bila pemilik usaha kuliner yang mengantongi keterangan halal besar kemungkinan akan memperoleh insentif.

“Jadi rumah makan akan diberikan insentif yang memberikan (jaminan) halal,” kata Salman.

Dia menilai, fasilitas olahraga yang terletak di Jalan Pemuda Rawan Mangun, Jakarta Timur dan gelanggang olahraga (GOR) di Indonesia jauh lebih baik saat ini. Kemudian, dia berandai tahun 2021 di Bali bisa di pergunakan untuk motor GP.

“Jadi value kita yang di Rawamangun (Jaktim) sudah baik sebenarnya Indonesia jauh lebih hebat. Jadi saya pikir tahun 2021 ada motor GP di Bali, teman-teman JTF luar biasa,” sebutnya.

Sri Haryati selaku Plt Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI melalui Jakarta Tourism Forum menyerahkan kepada tenaga ahli dan membuka diri untuk bekerjasama menciptakan ekonomi khususnya dibidang pariwisata. Lanjutnya, untuk meningkatkan penjualan setiap restoran harus memiliki sertifikat halal agar konsumen merasa nyaman.

“Tanpa ada ahlinya kita tidak bisa berjalan kita serahkan ke ahlinya sebetulnya kita mau arah kesana. Jadi pada saat wisata halal restoran yang memiliki sertifikat halal sehingga orang merasa nyaman ternyata penjualannya meningkat kita rasa begitu,” terangnya.

Jakarta Tourism Forum, kata Sri diharapkan terus berjalan karena forum tersebut terbentuk dari masyarakat yang memiliki kapasitas dan memahami arah tujuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Melalui kerjasama dibidang pariwisata, pihaknya akan mendukung penuh melalui SKPD dan dia merasa optimis ketika Bank Indonesia memiliki visi misi yang sama.

“Kita banyak SKPD yang mendukung kegiatan pariwisata halal ini. Jadi kalo Bank Indonesia masuk biasanya lancar. Kita punya transportasi air yang tertinggi (pengunjung) saat ini Ancol,” singkatnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *