oleh

Di Depok Sandi Dapat Dompet dari Mahasiswa UI

Depok, TribunAsia.com – Calon Wakil Presiden nomor urut dua, Sandiaga Salahuddin Uno kembali melakukan kampanye politiknya di Kota Depok, Jawa Barat bertemu dengan sekelompok anak muda milenial dan kelompok pengemudi ojek online.

Sandi jumpai sejumlah generasi muda milenial yang menyebut diri mereka Gerakan Milenial Indonesia (GMI). Sandi mengatakankan dirinya mengapresiasi dan mengaku menaruh hormat pada generasi milenial di Kota Depok yang telah menggagas acara tersebut.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Selain itu, hadir pula sekolompok pengemudi ojek oline yang menamakan kelompoknya Komando, kelompok emak-emak, dan sejumlah politisi dari partai-partai pendukung Capres Nomor Urut Dua Prabowo-Sandiaga Uno.

Sandi menyebutkan, banyaknya anak muda sebagai mahasiwa di beberapa Perguruan Tinggi di Kota Depok, dapat dianalogikan sebagai kawasan silicon valley yang bisa diandalkan untuk menciptakan lapangan pekerjaan karena teknologi informasi, teknologi digital ada pada anak muda.

“Saya optimis ke depan kaum milenial bisa menjadi pebisnis yang mampu menciptakan lapangan kerja di beberapa sektor ekonomi kreatif dan ekonomi digital. Jika terpilih nanti Prabowo dan Sandi akan memberikan kemudahan seperti pajak 0 persen untuk milenial di bidang UMKM di dua tahun pertaman pemerintahan. Hal ini seperti program DP 0 persen di DKI Jakarta ketika saya bersama Pak Anies. Nanti kita juga bisa bikin program DP 0 persen bagi warga Indonesia,” ujar Sandi, Senin (7/1/2019).

Ditengah percakapan Sandi, Alfian Arrizky, seorang mahasiswa maju dan memberikan dompet beserta isinya uang senilai Rp 90 ribu pada Sandi. mahasiswa Universitas Indonesia itu mengatakan, hal ini adalah bagian dari upaya pribadinya mendukung kemenangan Prabowo-Sandi dengan uang jajannya yang tak seberapa ini. Alfian juga mengaku bentuk sindiran pada elit politik transaksional yang kerap memanfaatkan situasi politik.

Sementara itu, Sandi mengaku ini adalah dompet ke tujuh yang diterimanya selama keliling Indonesia. Seperti, ada ibu-ibu yang ngasih dompet di Banten dan Sulawesi.

Dompet ini, ujar Sandi, adalah simbol agar kedepan pasangan Prabowo-Sandi bisa mensejahterakan rakyat. Dompet-dompet kembali terisi dan kembali tebal karena perekonomian kembali pulih di era Prabawo dan Sandi nantinya. (Hendrik Raseukiy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *