oleh

Lama Mengantri, Nasabah BJB Depok Mengeluh

Depok, TribunAsia.com – Sejumlah nasabah BJB Cabang Kota Depok di Jalan Margonda Raya mengeluh. Pasalnya, harus menunggu antrian sampai 2,5 jam lebih untuk nomor antri hanya berjarak 80-an orang antrian di pelayanan teller.

Yang membuat resah juga adalah, pelayanan untuk hanya mengecek saldo tabungan yang bisa diselesaikan secara cepat juga digabung dengan antrian di pelayanan teller.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Ini, saya sebenarnya perlu ngecek saldo tranferan saja. Hanya ngecek, masak harus nunggu sampe dua jam. Padahal bisa saja uang masuknya gak ada, sehingga saya harus nunggu lama. Padahal, kalau gak ngantri di sini bisa mengerjakan yang lain,” ujar seorang guru di BJB Cabang Kota Depok yang tak ingin identitasnya diungkap, Rabu (2/1/2019).

Sebutnya, dia berharap bank play merah BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Banten yang berkantor pusat di Bandung ini lebih menyamankan dalam melayani nasabahnya yang umumnya adalah pelayanan transaksi dana pemerintah. Pantauan dari 8 loket teller di lantai utama hanya dilayani oleh tiga petugas teller saja.

Hal lain yang dikeluhkan yakni, minimnya kursi duduk bagi nasabah yang antri, sehinggga banyak banyak pengantri yang kelelahan terpaksa duduk di lantai marmer dingin.

“Susah juga, kita harus nunngu lama, kantinya gak ada. Sekadar air galon diapenser juga gak disediakan, kita pada haus. Ini juga banyak anak-anak yang ikut orangtuamya,” ungkapnya.

Dikonfirmasi, Jurubicara BJB Kota Depok Rio Hartono mengatakan meminta para nasabah bersabar. Kondisi ini ialah pelayanan standar BJB diawal tahun yang banyak transaksi dana pemerintahan dari dana APBN dan APBD yang dibayarkan.

“Banyak pelayanan memang di awal tahun, sebab banyak transaksi diawal tahun. Bila ada yang lama mengantri, memang tidak ada penambahan loket ini untuk situasi ramai begini. Sudah standar. Pada haris senin, 31 Desember kemarin, lebih lama lagi. Jadi perlu bersabar,” ujar Rio. (Hendrik Raseukiy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *