oleh

Mahasiswa Mercubuana, Salurkan Pentingnya Ilmu Komunikasi pada Anak Panti Asuhan

Depok, TribunAsia.com – Memberi kebaikan tidak harus memilih-milih pada siapa dan untuk apa, karena pada dasarnya tujuan tersebut dilakukan memang untuk saling membantu. Jika sudah pantas dan mampu memberi hal positif segera lakukan, agar apa yang sudah kita miliki tidak hanya tersimpan sia-sia, tetapi segeralah sebarkan untuk saling melengkapi.

Tidak hanya memberikan barang, uang, ucapan, dan bantuan fisik, kebaikan juga daapat dilakukan dengan berbagi ilmu, ilmu yang kita berikan cukup dari kemampuan dan pengalaman yang sudah kita dapatkan.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Seperti pengalaman dari kelompok mahasiswa Mercu Buana Kampus Keranggan, beberapa hari ini sedang berbagi ilmu yang sudah mereka dapatkan dari kampus. Sekedar untuk sharing kepada adik-adik di Yayasan Putri Bungsu, Depok, Selasa (19/12/2018).

Satu kelompok ini terdiri dari delapan mahasiswa, yang sudah memasuki semester tujuh dalam perkuliahannya. Kegiatan yang dilakukan telah berlangsung selama empat kali pertemuan dalam jangka waktu sebulan, hingga tiga jam dalam sehari.

Diikuti adik-adik kelas dua SMP sebanyak tiga belas orang, yang terdiri sepuluh laki-laki dan tiga perempuan. Kegiatan yang mereka lakukan cukup ringan dengan memberikan materi ditambah sedikit hiburan, dan suasana santai agar adik-adik Yayasan Putri Bungsu pun tidak bosan dengan materi yang diberikan.

Pembelajaran dengan tema “Interaksi dan Komunikasi,” ini sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan dalam bersosial, namun banyak yang tidak paham bagaimana berkomunikasi hingga berinteraksi dengan baik dan benar. Dengan alasan tersebut kelompok mahasiswa ini mengangkat materi komunikasi, agar adik-adik yayasan lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan berinteraksi.

Tidak lupa kelompok mahasiswa ini juga mengajak mereka untuk bermain game dan sesi tanya jawab yang sesuai dengan tema pembelajaran. Hal berikut dilakukan agar materi lebih dapat diterima oleh adik-adik yang mengikuti kegiatan ini.

Respon mereka pun sangat baik ketika ide-idenya bisa dikeluarkan langsung melalui sebuah tulisan sebagai hasil karyanya. Adik-adik tersebut telah memberanikan dirinya untuk berinteraksi dengan suara yang jelas, lantang dan sopan dihadapan banyak orang.

Dan tidak hanya itu, karena adik-adik yayasan ini datang dari berbagai daerah seperti Aceh, NTT, dan Padang. Sekelompok mahasiswa ini mengakui telah mendapatkan pengetahuan baru dari cerita pengalaman dan keistimewaan daerah tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *