oleh

PDAM Depok Tutup Kaleidoskop 2018 dengan Laba Besar

Depok, TribunAsia.com – Direktur Utama PDAM Tirta Asasta Kota Depok M Olik Abdul Holik mepresentasikan capaian keberhasilan perusahaan daerah ini kepada Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna dalam syukuran kaleidoskop 2018 di Kantor Tirta Asasta di Jalan Legong Raya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (28/12). Dari kinerja tahun 2018 Tirta Asasta meraup laba Rp21 miliar dari Rp600 miliar investasi yang digelontorkan.

Raihan lainnya di usia lima tahun mandiri Tirta Asasta, pada 2018 ini, PDAM Kota Depok ini juga meraih  dari  Menteri PUPR Basuki Hadimuljono anugerahi penghargaan meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur bidang PUPR.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Terimakasih kepada semua pihak atas keberhasilan Tirta Asasta meraih laba dan mendapat penghargaan dari pemerintah. Terutama kepada pelangga setia kami. Terimakasih kepada Pemkot Depok dan seluruh karyawan Tirta Asasta. Semoga, warga Kota Depok yang mengonsumsi air dari PDAM lebih banyak lagi. Mencapai 100 ribu pelanggan dari 65 ribu pelanggan sekarang ini,” sebut Olik.

Jelas Olik sebab Tirta Asasta meraih penghargaan sebagai PDAM Terbaik Tahun 2018 ini ialah untuk kategori sambungan rumah sejumlah 50001 – 100000 ribu pelanggan.

Gawaian kaleidoskop ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemkot Depok yaitu, Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, Kadis DPMPTSP Yulistiani Mochtar, Kepala Badan Keuangan Daerah Nina Suzana, Kadis LHK Etty Suryahati, dan Sekdis PUPR Supomo beserta pejabat dan karyawan Tirta Asasta.

Pradi Supriatna mengaku bangga dengan capaian PDAM Tirta Asasta ini. Sebagai Kelabaan perusahaan daerah ini dapat menjadi pendapatan bagi Pemkot Depok untuk pembangunan kesejateraan warga kota. Penghargaan yang di dapat dari Kementerian PUPR juga menambah pebendaharaan 20 lebih raihan Pemkot Depok penghargaan dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Ini sudah tutup tahun 2018. Kami harapkan ditahun 2019 esok Tirta Asasta lebih berjaya. Nanti pemkot bersama DPRD akan membuat regulasi yang melindungi air tanah sehingga dapat beralih kepada pemakaian air PAM. Pembangunan instalasi air keseluruh wilayah kita dukung, Pesan saya, optimalisasi pelanggan dari kalangan bisnis harus lebih ditingkatkan,” ujar Supriatna. (Hendrik Raseukiy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *