oleh

Prodem Desak BPK dan KPK Audit Divestasi PT Freeport

Jakarta, TribunAsia.com – Saham anak usaha Freeport McMoran, PT Freeport Indonesia, akhinya resmi beralih lewat divestasi 51,2 persen melalui PT Inalum ke Indonesia. ProDem melihat ada indikasi kerugian negara.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Syafti Hidayat mengatakan adanya indikasi kerugian negara dalam divestasi saham perusahaan tambang emas di Papua itu.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Menurut dia, divestasi itu menambah beban utang. Apalagi kontrak karya Freeport akan berakhir tahun 2021. “Lebih baik menunggu dua tahun lagi,” katanya. Kamis (27/12).

Aktivis yang akrab disapa Uchok ini meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit potensi kerugian negara dalam divestasi saham PTFI.

“KPK juga harus usut tuntas kasus ini jika ada kerugian negara,” tambahnya. (GN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *