oleh

Dulu Lawan Sekarang Sahabat

Aceh, TribunAsia.com – Waktu terus bergulir mengubah posisi mereka. Kisah unik terjadi antara capres Prabowo Subianto dengan mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf. Mereka dulu saling buru tapi kini bersahabat.

Prabowo menceritakan, saat dirinya memimpin Kopassus dan menjabat panglima Kostrad sangat mengincar Muzakir. Hal itu dia lakukan karena tuntutan profesinya menjaga keutuhan NKRI.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Hal sebaliknya pun sama, GAM khususnya Muzakir menginginkan menembak bahkan menculik Prabowo untuk dihabisi.

“Tidak ada orang membayangkan bagaimana panglima GAM dan panglima Kostrad bisa jadi satu, saya juga tidak mengerti. Saya selalu cerita saya bingung karena dulu beliau saya kejar-kejar dan beliau pun selalu kejar-kejar saya. Begitu ketemu kita saling pelukan, habis itu selesai,” jelas Prabowo kepada wartawan, Rabu (26/12).

Muzakir yang dikenal orang Aceh dengan sebutan Mualem sekarang menjadi sahabat dekat ketua umum Partai Gerindra tersebut. Bahkan, saat Mualem ingin bergabung dengan Gerindra, Prabowo sempat menolak karena nanti jadi bawahannya di partai. (HZ)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *