oleh

Gubernur Anies Baswedan Janjikan Voucher Buku untuk Perpustakaan Bulir Padi di RW 01 Kelurahan Bidara Cina

Jakarta, TribunAsia.com – Setelah mengikuti peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di lapangan RW 01 Kelurahan Bidara Cina, kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Gubernur Anies Baswedan berkesempatan meninjau ruang perpustakaan warga yang berada di satu lokasi.

Dalam kunjungannya ke ruang perpustakaan Bulir Padi RW 01, Gubernur Anies Baswedan memberi arahan kepada pengelola untuk memperbanyak buku-buku bacaan yang bermutu dan menarik minat baca anak-anak dan pelajar.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Tidak harus yang serius isinya, buku kisah petualangan remaja juga banyak yang bagus dan bermutu. Seperti buku kisah Harry Potter yang berseri ini, cukup bagus memacu daya imajinasi dan kreatifitas berfikir anak”, demikian Anies sambil menunjukkan satu bundel tebal seri petualangan Harry Potter.

Dengan terbiasa membaca buku-buku tebal yang berisi ribuan halaman, kelak anak-anak tidak akan merasa berat membaca buku bermutu lainnya yang lebih tipis. “Buku tebal berhalaman seribu lebih saja terbiasa mereka baca, tentunya melihat buku yang lebih tipis sudah tidak ragu lagi mereka membacanya”, tutur Anies.

Dalam kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan siap membantu perpustakaan Bulir Padi dengan janji akan memberikan Voucher untuk nantinya ditukar dengan buku-buku perpustakaan yang bermutu bagi bacaan anak dan pelajar.

Perpustakaan yang dibangun atas kerjasama warga RW 01 dengan Yayasan Bulir Padi ini menyediakan buku-buku bacaan yang beragam dan terbuka bagi seluruh warga Kelurahan Bidara Cina, kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Keberadaan ruang perpustakaan “Bulir Padi” tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, khususnya para pemuda pemudi pelajar di wilayah ini.

Yayasan Bulir Padi selaku pengelola perpustakaan telah mengeluarkan beasiswa untuk 70 anak yang tinggal di Kelurahan Bidara Cina. Rata-rata minimal satu anak usia sekah di setiap RW yang ada di wilayah Kelurahan Bidara Cina memperoleh beasiswa dari Yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan ini.

Ovi, mantan wakil RW 01 menuturkan bahwa keberadaan ruang perpustakaan diatas lahan kosong itu terwujud atas kerjasama pembangunan yang dibiayai oleh Yayasan Bulir Padi.

Ketika masih sebagai wakil RW 01, Ovi merasa prihatin dengan banyaknya kegiatan yang tidak benar diatas lahan kosong saat itu. Kemudian ia pun menghubungi ibu Tia Sutresna, Ketua Yayasan Bulir Padi, untuk menawarkan kerjasama membangun ruang perpustakaan disana. Setelah melalui beberapa kali pertemuan dan pembicaraan akhirnya permintaan kerjasama itupun  disetujui ibu Tia.

“Akhirnya gedung perpustakaan yang sederhana dan kami namakan “Pustaka Bulir Padi” inipun diresmikan pada tanggal 20 Januari 2015″, demikian kata Ovi.

Lahan kosong yang tadinya dijadikan semacam tempat mangkal pengedar dan pengguna narkoba diwilayah itu, lambat laun berubah menjadi lokasi yang kondusif bagi berbagai aktifitas warga Kelurahan Bidara Cina yang bernilai positif.

Namun demikian, setelah lahan yang semula kosong dan terlantar serta digunakan sebagai tempat maksiat itu diubah jadi lebih bermafaat secara positif bagi warga selama hampir empat tahun terakhir ini, muncul pula persoalan yang perlu diselesaikan.

Persoalan yang dimaksud adalah adanya gugatan sepihak dari perusahaan asuransi swasta dalam negeri yang mengaku memiliki sertifikat HGB yang setelah siselidiki ternyata sudah kadaluawarsa, karena tidak diperpanjang dan habis masa pakainya sejak tahun 2008.

Mengikuti arahan Gubernur Anies Baswedan yang disampaikan dalam sambutannya pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW, Gus Windu dan Ovi bersama warga lainnya bertekad untuk segera mengurus izin pengelolaan dan pemanfaat lokasi itu sehingga menjadi lahan Fasilitas Umum (Fasum) bagi warga RW 01 Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. (wph)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *