oleh

Gubernur DKI Jakarta Galang Sinergi Jabodetabekjur

Jakarta, TribunAsia.com – Kerja sama pembangunan antar daerah sudah sewajarnya terjadi. Bagaimanapun juga perekonomian di wilayah Jabodetabekjur harus terintegrasi, baik menyangkut aspek kependudukan, lingkungan serta transportasi.

Kemarin kami menyepakati Perjanjian Kerja Sama Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur (Jabodetabekjur) tentang Ketahanan Pangan, Transportasi, dan Penyediaan Air Bersih.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Adapun dalam hal kerjasama pengelolaan lingkungan hidup berupa Memorandum of Understanding (MoU) yang terkait tiga hal.

Pertama, adalah soal pembangunan dan fasilitas jaring-jaring atau bendungan sampah (trash rack). Sehingga, sampah yang mengalir di sungai dapat dibendung sebelum masuk ke Jakarta.

Kedua, adalah penyediaan lahan di sisi jalan tol yang memungkinkan untuk pembuangan sampah. Sehingga, truk yang membawa sampah tidak masuk ke jalan kampung yang berada di luar daerah. Melainkan, ke luar dari tol langsung masuk ke wilayah pengolahan sampah.

Ketiga, terkait dengan revitalisasi situ-situ yang ada di wilayah Bodetabekjur.

Dalam hal terkait transportasi perjanjian berupa Perjanjian Kerja Sama (PKS), yang meliputi Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor. Perjanjian Kerja Sama tersebut bisa memakai APBD, Skema Kesepakatan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), atau sumber lainnya.

Kita mendorong agar lebih banyak warga naik kendaraan umum. Caranya dengan berikan fasilitas tempat parkir di tempat-tempat yang di situ ada kendaraan umum. Kita tahu LRT sedang dibangun, commuter, di sana akan dibangun tempat parkir yang besar sehingga bisa parkir lalu naik kendaraan umum.

Sehingga, pada tahun 2019, akan banyak kantong-kantong parkir yang tersedia di sekitar Jakarta. Dengan ini harapannya bisa mengurangi jumlah kendaraan bermotor di jalanan Jakarta.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *