oleh

Membangun Istana Rumah di Surga

TribunAsia.com

Oleh : Ust. Aunur Rafiq bin Ghufran

Iklan 52 Khutbah Jum'at

 

Allah berfirman,

{۞ لَّا خَیۡرَ فِی كَثِیرࣲ مِّن نَّجۡوَىٰهُمۡ إِلَّا مَنۡ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوۡ مَعۡرُوفٍ أَوۡ إِصۡلَـٰحِۭ بَیۡنَ ٱلنَّاسِۚ وَمَن یَفۡعَلۡ ذَ ٰ⁠لِكَ ٱبۡتِغَاۤءَ مَرۡضَاتِ ٱللَّهِ فَسَوۡفَ نُؤۡتِیهِ أَجۡرًا عَظِیمࣰا} [النساء : ١١٤]

“Tidak ada kebaikan dari kebanyakan pembicaraan mereka kecuali orang yang mengajak bersedekah atau berbuat baik atau mendamaikan diantara manusia. Dan Orang yang melakukan hal tersebut dengan berharap keridhaan Allah akan Allah berikan ganjaran yang besar”

(Surat an-nisa : 114)

 

Asyiah adalah wanita shalihah yang tinggal bersama fir’aun. Dibawah tekanan dan penyiksaan yang dia alami, dia tidak goyah dan tidak meninggalkan agamanya (Islam). Dirinya tetap kokoh, bersabar, dan meminta kepada Allah untuk di bangunkan rumah di surga.

 

Allah berfirman,

{وَضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلࣰا لِّلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱمۡرَأَتَ فِرۡعَوۡنَ إِذۡ قَالَتۡ رَبِّ ٱبۡنِ لِی عِندَكَ بَیۡتࣰا فِی ٱلۡجَنَّةِ وَنَجِّنِی مِن فِرۡعَوۡنَ وَعَمَلِهِۦ وَنَجِّنِی مِنَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلظَّـٰلِمِینَ}

[التحريم : ١١]‌

“Allah memberikan permisalan untuk orang yang beriman istrinya fir’aun (Asyiah), tatkala dia berdoa, wahai Rabbku, bangunkanlah untukku rumah di surga dan selamatkanlah aku dari fir’aun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari orang-orang yang zhalim”

(Surat at-tahrim : 11)

 

Itulah wanita cerdas dengan permintaan yang cerdas. Dia meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala di bangunkan rumah di surga.

 

Kenapa?

Karena rumah di dunia hanya bisa di tempati beberapa tahun saja, akan ditinggalkan setelah kita mati.

Rumah di dunia bisa di bangun oleh semua orang; miskin maupun kaya, tua maupun muda, bahkan muslim maupun kafir.

Tapi rumah di surga hanya bisa di bangun oleh Allah dengan wasilah amal shalih yang kita kerjakan. Dan amal shalih sangatlah mudah dilakukan jika ada niat dan Allah mudahkan bagi hamba yang dikehendakinya.

Bangunan rumah di surga super megah, mewah, indah dan sempurna. Tidak pernah ada tandingannya, karena memang tidak ada manusia yang mampu meniru designnya dan tidak akan pernah mampu, bahkan tak pernah terbesit dalam pikiran siapa pun.

 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” قَالَ اللَّهُ : أَعْدَدْتُ لِعِبَادِي الصَّالِحِينَ مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ، وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلَا خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ. فَاقْرَءُوا إِنْ شِئْتُمْ : { فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ }” [البخاري : ١١٨]

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu dia berkata, bahwa Rasulullah bersabda, “Allah berfirman, ‘Aku persiapkan untuk hamba-hambaKu yang shalih surga yang belum pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dan tidak terbesit di hati dan pikiran seorang pun’”

(HR. Bukhari : 118)

 

Indahnya Surga…

Kenikmatan yang di dapat tidak putus-putus. Tidak ada ngantuk dan tidur. Tidak ada sakit, selalu sehat selamanya. Tidak akan pernah tua. Menjadi pemuda selamanya.

Lalu dengan apa kita bisa mendapatkan surganya Allah???

 

Allah berfirman,

{وَتِلۡكَ ٱلۡجَنَّةُ ٱلَّتِیۤ أُورِثۡتُمُوهَا بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ} [الزخرف : ٧٢]

 

“Dan itulah surga yang kalian warisi ganjaran dari apa yang kalian amalkan”

(Surat az-zukhruf : 72)

 

Dan salah satu amalan yang dapat kita lakukan adalah dengan bersedekah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *