oleh

Jadi Peringkat Pertama Indeks Demokrasi Indonesia, Mentahkan Survei Setara ‘DKI Kota Toleransi Rendah’

Jakarta, TribunAsia.com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan hari ini, Kamis (13/12/2018) kembali diganjar penghargaan untuk kesekian kalinya. Kali ini penghargaan tersebut datang dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang memberikan predikat Jakarta sebagai provinsi dengan Indeks Demokrasi terbaik di Indonesia.

Sahabat Jakarta sebagai salah satu founder mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas prestasi yang kesekian kali diraih oleh Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Menurutnya, prestasi tersebut sekaligus mementahkan hasil riset Setara Institute yang menempatkan DKI Jakarta sebagai daerah yang paling tidak toleran.

“Ini sebagai bantahan nyata atas hasil survei oleh Setara Institute bahwa DKI adalah satu provinsi dengan toleransi rendah. Dan nggak tanggung-tanggung, yang membantah adalah BPS yang merupakan lembaga pemerintah,” ujar Salman di Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Salman menegaskan bahwa tidak mungkin DKI memiliki tingkat toleransi yang rendah seperti Survei Setara Institute, bila Jakarta dapat peringkat tertinggi di Indeks Demokrasi Indonesia. Jadi, menurutnya sangatlah kontras.

Salman juga menyatakan, Survei Setara Institute tersebut tidak jelas parameter dan metodologinya, dan juga mempertanyakan tujuan survei tersebut. Ia pun memberikan pilihan kepada masyarakat, percaya survei Setara Institute atau percaya pada survei BPS, lembaga negara yang dibiayai oleh negara yang setiap surveinya bisa diaudit baik pendanaannya maupun parameter dan metodologi surveinya.

“Sudah jelas tidak setara, jangan setarakan dengan ukuran-ukuran yang tidak setara. Jelas beda,” tegas Salman.

Secara khusus, Salman atas nama Sahabat Jakarta memberikan apresiasi kepada Anies Baswedan dan jajarannya di Pemprov DKI Jakarta. Ia menilai, Anies mampu menunjukkan prestasi walaupun banyak pihak yang meragunakannya.

“Nyinyir, bully dan menganggap program-programnya tidak masuk akal tetapi seiring berjalanannya waktu beliau mampu membuktikan bahkan program rumah DP Rp 0 sudah di jadikan kebijakan oleh pemerintah pusat dan BI/OJK,” ungkap dia.

Salman menambahkan, tak kalah pentingnya, kebijakan gubernur DKI yang  sangat pro rakyat seperti membolehkan pengendara motor untuk masuk ke jalan-jalan pusat kota dan perkantoran, kepedulian terhadap difabel, serta  penataan integrasi transportasi publik yang tidak menafikkan keberadaan pengusaha transportasi swasta dan rakyat yang sudah berjasa selama ini di Jakarta.

“Beliau juga memberi ruang yang besar bagi partisipasi rakyat untuk ikut berperan dalam pembangunan dan memajukan DKI Jakarta. Maka pantaslah Anies mendapatkan berbagai prestasi dan penghargaan itu,” tutup Salman.[]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *