oleh

PUPR Kota Depok, 85% dari 467M Tahun Anggaran 2018 Terserap

Depok, TribunAsia.com – Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Manto Djorghi memastikan per tanggal 30 November 2018, instansi yang dipimpinnya telah menyerap anggaran 85 persen dari pagu anggaran Rp467 miliar tahun 2018 ini.

“Tahu ini ada 1713 paket fisik yang dikerajakan oleh PUPR. Alhamdulillah sebagian besar susah terlaksana. Ada sebagian kecil yang sekarang dipenghujung tahun sedang proses, dan sebagian kecil saja yang tidak dapat direalisasi lantara faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah penyesuaian Pelpres nomor 16 tahun 2018 tentang pejabat penerima hasil pekerjaan. Anomali faktor eksternal seperti adanya aspurasi warga yang ingin ada perubahan dari paket yang sudah ditetapkan,” sebut Manto Djorghi kepada wartawan di Hotel Fave, Jalan Raya Margonda, Kota Depok, Senin (10/12/2012).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Lebih lanjut sebut Djorghi, dari anggaran tersebut, Rp13,6 miliar untuk belanja pegawai 113 orang pegawai PUPR dan belanja modal fisik dan nonfisik sebesar Rp453,4 miliar. Dari 1713 paket pembangunan fiaik dengan anggaran RP467 miliar ini terbagi pada bidang Sumber Daya Air (SDA) 220 paket, sebesar Rp99,8 miliar, Binamarga 95 paket, angggaran Rp72,6 miliar, dan Pemiharaan di 114 lokasi sebasar Rp24,9 miliar.

Bidang lainnya ialah ditiga unit pelaksanan teknis (UPT) yaitu, UPT 1 ada 349 paket sebesar Rp65,8 miliar, pada UPT 2 ada 314 paket senilai Rp85,8 miliar, dan juga di UPT 3 kelola 475 paket senilai Rp85,4 miliar.

Manto mendetailkan kinerjar PUPR ini bahwa tidak semua berjalan semestinya. Ada sejumlah paket pekerjaan  yang tidak terlaksana atau tergagalkan yang umumnya faktor eksternal.

Dipaparkan, di SDA, per 30 November ini, ada 160 peket selesai, 59 paket dalam proses, dan 1 paket gagal. Selanjutnya, di Binamarga sudah selesai 13 paket, 70 paket salam proses penyelesaian, dan ada 3 paket gagal.

Kemudian, di UPT 1 sudah 252 paket selesai, proses 91paket dan gagal 6 paket. Di UPT 2 sudah 293 paket selesai dan 148 peket sedang berjalan. Untuk UPT 3, dicatat 393 peket usai dengan 79 paket dalam proses penyelesaian.

“Jadi, dari 1713 paket sudah 1206 paket sudah selesai,” tutup Manto. (Hendrik Raseukiy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *