oleh

e-KTP Berserakan Disawah, Kasi Kependudukan: Saya Nggak Bisa Komentar

Jakarta, TribunAsia.com – Kantor Kelurahan Pondok Kelapa enggan menjawab pertanyaan wartawan yang ingin mencari informasi terkait kepingan e-KTP yang dibuang orang tak dikenal dilahan persawahan.

Ketika disambangi, Lurah Siska Leonita tidak berada ditempat, namun kepala seksi pemerintah yang terletak dilantai dua menjelaskan, dirinya tidak bisa memberikan komentar perihal KTP yang berserakan di Jalan Karya Bhakti 3 RT 03 RW 03 Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Jadi kan saya nggak bisa komentar kata Bu Lurah,” jelas Iswandi kepada TribunAsia.com, Senin (10/12/2018).

Iswandi pun enggan memberikan nomor kontak Lurah Siska Leonita dengan alasan yang bersangkutan tengah berada diluar kantor.

Baca Juga : Gegerkan Warga Pondok Kopi ! E-KTP Ditemukan Berserakan Disawah

“Bu Lurah sedang lingkar luar,” singkatnya.

Begitupula dengan petugas yang berada di pelayanan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) lantai dasar enggan menjelaskan tentang KTP elektronik warga Pondok Kelapa yang berserakan disawah pertama kali ditemukan anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Kalau tentang itu Kedukcapil aja pak. (Kantor lurah) dilantai dua,” sebut petugas PTSP wanita.

Perlu diketahui, KTP elektronik milik warga Pondok Kelapa mencapai ribuan keping berserakan terdapat didalam karung dan kantong plastik yang tidak jauh dari perumahan warga Pondok Kopi.

Sementara Ketua RW setempat mengatakan, setelah penemuan KTP dilingkungan tempat tinggal warga mencapai 2158 keping sudah dilaporkan ke aparat kepolisian. Dan Ipit menjelaskan, hingga saat ini belum ada warga yang mencari KTP elektronik yang diketemukan anak-anak buang sedang bermain disawah.

Jadi Mainan Bocah Hingga Berujung Misteri Pembuangan E-KTP di Kebon Kangkung

“Pertanyaan kronologis aja di polsek kronologis sama seperti apa yang saya ceritakan distasiun televisi lain. Beliau tanya saya sebagai apa disini saya sebagai ketua RW kronologis pada saat itu sekitar jam sebelas siang saya baru sampai dirumah datang dan ada teguran dari Bu RT anak anak kecil itu datang ke rumah Bu RT,” katanya.

Ia menambahkan, informasi penemuan e-KTP dengan identitas penduduk Pondok Kelapa dipersawahan diterima atas laporan RT setempat, kemudian dia menyerahkan ke Polsek Duren Sawit. Tetapi, dia turut memaparkan hingga petang ini belum ada warga yang mencari KTP tersebut.

“Bu RT nggak bisa berbuat apa-apa dia langsung telepon saya. Jumlah 2158 KTP dikepolisian bukan disita, orang saya menyerahkan ke polsek. Sampai hari ini nggak ada tuh (komplain),” ujar Ipit. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *