oleh

Pemandangan Shalat Jum’at di Jalan Radjiman Jakarta Timur

Jakarta, TribunAsia.com – Pemandangan shalat Jum’at di disepanjang Jalan KRT Radjiman, Cakung Jakarta Timur. Hampir setiap pekan warga sekitar lebih memilih mengambil posisi shaff untuk menggelar sejadah dijalan raya dikarenakan ruang dalam Masjid telah terisi penuh jama’ah.

Ismail menyampaikan, setiap hari Jum’at jalan utama disepanjang Radjiman penuh dipadati warga yang bergegas untuk menunaikan ibadah shalat. Namun, perlu diperhatikan kembali tentang keselamatan karena jalan dua arah tersebut ditutup sementara. Kata dia, Jalan Radjiman rawan kecelakaan dan ketika itu dipergunakan warga untuk menunaikan shalat Jum’at.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Sering kecelakaan disini. Kalau Jum’at penuh jalan biasa anak-anak shalat disini,” kata warga sekitar.

Selain itu, pria paruh baya yang telah melaksanakan shalat Jum’at berjamaah mengatakan, dia mempersiapkan waktu lebih awal untuk menepati posisi shaff utama didalam Masjid. Menurut Agus, sekitar pukul 11.00 WIB telah dijadwalkan untuk shalat dan memarkir kendaraannya dimanapun dia berada karena pekerjaannya sebagai salesman tiap waktu aktifitas nya dijalan.

“Seusia kita nggak pantas (shalat dijalan) dari jam 11 udah didalam Masjid. Nggak tentu shalat dijalan aja jadi kerja ke Karawang naik motor tiap Jum’at target jam 11.00 harus ngangsur ke Masjid-lah harus ngangsur,” jelas Agus yang tinggal di Babelan, Bekasi Jawa Barat.

Kemudian, Akram murid SD kelas 4 setelah menunaikan shalat Jum’at berjamaah menuturkan, dia bersama rekan-rekan sekelasnya lebih memilih shalat dijalan bersama dengan warga sekitar. Akram yang melengkapi dirinya dengan baju kokoh dan perlengkapan shalat lainnya tidak merasa khawatir membentangkan sajadah diaspal yang dilalui kendaraan.

“Tiap Jum’at shalat disini kelas 4 SD sana temen-temen nih empat orang. Tapi kadang-kadang disitu diMasjidnya,” singkatnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *