oleh

Minyak Krambil Idjo Yogya Perkenalkan Produk Khas Indonesia di Tokyo Halal Festival

Jakarta, TribunAsia.com – Minyak goreng kelapa murni (HCO) Krambil Idjo Yogya yang tergabung didalam PesanSembako.com bekerja sama dengan PT Ponco Plus serta Asia Trading dan service.co.Ltd Jepang memperkenalkan produk khas Indonesia.

Perlu diketahui, menjelang persiapan Olimpiade Musim Panas 2020 yang dijadwalkan akan diselenggarakan di Tokyo, Jepang kini gencar mengeksplorasi pasar halal melalui penyelenggaraan Tokyo Halal Festival (Tokyo HalFest) pada 27-29 November 2018 mendatang di Ryutsu Tokyo Center.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Syaukani Bowo Leksono selaku CEO mengatakan, Krambil Idjo Yogya dengan bahan dasar kelapa hijau telah tersebar di 18 kabupaten dan kota dalam bentuk produk minyak kelapa. Kemudian, dia menjelaskan produk tersebut telah didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia melalui kerja sama dalam bentuk koperasi.

“Kami dari krambil ijo produk yang dihasilkan dari kelapa ijo jadi minyak kelapa baru yang dihasilkan dan kami bermitra di 28 kabupaten lewat badan usaha milik desa (BUMDes) lewat koperasi,” kata Syaukani Bowo Leksono dihadapan para CEO produk asli Indonesia.

Menurutnya, Krambil Ijo dalam bentuk produk minyak kelapa telah membantu perekonomian masyarakat sebagai mata pencaharian bercocok tanam. Karena, kata dia dari hasil produk olahan yang dipamerkan tersebut menambah pemasukan warga yang mengandalkan penghasilan dibidang pertanian dan mampu bersaing di kelas Internasional.

Bahkan, tidak hanya menghasilkan minyak kelapa saja akan tetapi produk kecantikan berbahan dasar dari tanaman kelapa tersebut turut menjadi produk kosmetik andalan perawatan

“Jadi petani turut memberi kontribusi besar. Semua produk berbasis kelapa jadi khusus kosmetik terbuat dari kelapa. Stressing point nya adalah produk olahan kelapa yang berbasis teknologi desa ternyata mampu menembus market Jepang,” tandasnya.

Namun, Rofi Zardaidah selaku CEO PesanSembako.com menyatakan komitmennya untuk mengangkat produk UMKM untuk bersaing di dunia pasar Internasional. Dengan memperhitungkan biaya distribusi hingga masuk ke Negeri Sakura produk khas Indonesia.

“Komitmen dari kami di swasta untuk mengangkat produk-produk UMKM mulai dari inisiasi produk jadi mempersiapkan bagaimana mereka membuat produknya bisa diterima di pasar internasional. Jadi, tadi kita sudah sampaikan proses produksinya harus disampaikan melalui flowchart yang sangat detail lalu kemudian masuk ke dalam Bea Cukai maupun perpajakan sehingga untuk mengukur cost-nya atau biaya untuk masuk ke negara tersebut,” papar Rofi.

Selain itu, Ketua Umum Perkumpulan Komuditas Sembako Indonesia (Ketum Perkomsi), H Marthias Dawi menjelaskan saat ini sudah mencapai ratusan pengusaha yang tergabung di Perkomsi. Dia pun menambahkan, Perkomsi merupakan bagian dari kontrol sosial yang menyangkut hajat hidup orang banyak terkait produk bahan pokok.

“Melebihi 600 pengusaha ini Perkomsi, kemudian fungsi yang kedua kemajuan zaman kita support. Sosial kontrol yang kurang bagus kita mengkritisi yang membangun. PesanSembako.com menjadi operator hanya itu yang bisa sistem sembako ini satu seluruh Indonesia. Ini artinya bukan mendahului pemerintah seharusnya mendorong hajat hidup orang banyak peran Bulog sangat dibutuhkan apalagi sembako menyangkut hajat itu orang banyak,” jelasnya.

Kedepan kata Ketum Perkomsi, melalui sistem online produk lokal dapat dikenal di mancanegara. Saat ini, ditambahkan oleh dia, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan bekerjasama untuk membantu peningkatan hasil produk lokal sesuai perkembangan teknologi.

“Mudah-mudahan kedepan diikuti banyak perusahaan. Apa yang menjadi kepentingan dan hambatan kita dapat menyampaikan ke pemerintahan khususnya anggota untuk lebih baik. Ada juga sponsor-sponsor akan di tanda tangani BUMD di Rangkas Bitung dalam waktu dekat kita bisa menandakan tangani bersama sehingga dapat maju sesuai kebutuhan zaman,” terangnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *