oleh

Anis Matta: Jadikan Islam Sebagai Alat Baca Memahami Semesta

Jakarta, TribunAsia.com – Agama Islam bukan hanya ajaran keyakinan formal yang sekadar menganjurkan ritual, Islam bukan yang sekadar membahas urusan akhirat, lebih dari itu Islam merupakan ajaran samawi yang membahas segala aspek kehidupan, mulai dari ringan hingga paling rumit, oleh sebab itu Islam sepatutnya dijadikan sebagai alat baca memahami alam semesta, pernyataan tersebut disampaikan Politisi sekaligus mantan Presiden PKS, Anis Matta.

Menjadikan Islam sebagai alat baca mengharuskan pemeluk Islam memahami ajaran agamanya secara utuh, dengan bekal pemahaman tersebut seorang muslim dapat menjadikan Islam sebagai titik berangkat dalam memandang segalanya di alam semesta.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Islam hadir sebagai alat baca bagi manusia terhadap alam sekitarnya dan kehidupannya secara keseluruhan” jelas Anis Matta di Jakarta, Kamis (22/11).

Bila merefleksi sejarah perjalanan Islam, khususnya di masa awal agama ini disebarkan, faktor utama yang kemudian mengantar Islam sebagai pemuncak peradaban, karena saat itu pemeluknya total menjadikan Islam sebagai sudut pandangan dalam menganalisa setiap masalah dan peristiwa.

“Islam sebagai alat baca itulah yang kemudian berkembang sebagai alur cerita kehidupan dan peta jalan peradaban” bebernya.

Komitmen umat menjadikan Islam sebagai alat baca itu pulalah yang menyebabkan perubahan cara berpikir Arab Quraisy di masa itu, mereka mengalami perubahan pola berinteraksi dengan alam di sekitarnya.

“Alat baca mendatangkan perubahan besar di alam pemikiran dan di alam jiwa para penggembala kambing Jazirah, mengubah cara mereka melihat dan berinteraksi dengan alam sekitarnya” sambungnya.

Masih menurut Anis Matta, konsekuensi logis dari dijadikannya Islam sebagai alat baca adalah pencapaian Islam membentuk peradaban dalam waktu yang relatif singkat. Rasulullah bersama para sahabat berhasil membentuk peradaban Islam dalam waktu singkat.

“Biasanya peradaban dibentuk dalam waktu yang sangat panjang, prosesnya sangat lama, tapi tidak demikian dengan Islam di masa itu, mereka mampu menempuh jarak peradaban yang jauh dalam waktu yang sangat singkat” terangnya.

Anis Matta kemudian mengaitkan kehidupan Indonesia masa kini dengan pentingnya menjadikan Islam sebagai alat baca untuk mahami semesta kenyataan di Nusantara.

“Sekarang kita membutuhkan alat baca, alur cerita kehidupan, peta jalan peradaban untuk memahami mengapa kehidupan di sekitar kita menjadi sangat kacau, dan kekacauan ini sangat sistemik” imbuhnya.

Selama ini Anis Matta dikenal sebagai politisi yang mengusung tagline arah baru Indonesia, dalam berbagai kesempatan Anis Matta selalu menekankan bahwa untuk sampai pada arah baru Indonesia dibutuhkan cara pandangan dan pola pikir baru, Islam bisa menjadi cara pandangan dan pola pikir baru tersebut.(ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *