oleh

Kejari Jaktim Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

Jakarta, TribunAsia.com – Kepala Seksi Barang bukti (Kasie BB), melakukan pemusnahan barang hasil kejahatan di pekarangan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Barang bukti yang dimusnahkan seperti narkotika, obat-obatan, senjata tajam dan senjata api rakitan yang dipergunakan pelaku kejahatan di lingkungan Jaktim yang telah inkrah.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Pemusnahan narkotika, sabu-sabu, heroin, barang-barang elektronik, senjata tajam, dan senjata api,” ujar Joseph Cristian, Rabu (21/11/2018).

Kepala Seksi Barang Bukti Kejari Jaktim bersama pihak lainnya yang turut menyaksikan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan di Kejari Jakarta Timur. (21/11/18)

Barang-barang yang dimusnahkan dari hasil kejahatan itu diperkirakan terjadi pada bulan April hingga Oktober 2018 dan telah masuk ke meja persidangan.

“Dari bulan April-Oktober setiap enam bulan,” tandas kepala seksi barang bukti kepada TribunAsia.com.

Diketahui, narkotika dan psikotropika yang dimusnahkan jenis ganja seberat 5,4 kilogram, sabu-sabu seberat 651,9 kilogram, tembakau gorila 3,7 kilogram, ekstasi 63,4 gram, tramadol sejumlah 489 butir dan obat-obatan lainnya sejumlah 31 kotak.

Kemudian, untuk jenis senjata api dan senjata tajam yang dimusnahkan dengan jenis Revolver (air softgun) sebanyak 25 pucuk dan macam-macam jenis senjata tajam berupa golok, samurai, pisau, pedang, celurit dan parang berjumlah 32 bilah.

Ia menambahkan, kasus terakhir yang diterima terkait barang bukti yang dimusnahkan senjata api milik terdakwa dr Helmy Ryan yang digunakan untuk menembak isterinya di Klinik Azahra Cawang Jaktim.

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, memusnahkan barang bukti hasil kejahatan di pekarang Kejari Jaktim. (21/11/18)

“Terakhir kasus dokter Helmy penggunaan senjata api,” imbuhnya.

Kata dia, termasuk kasus perkara narkotika yang melibatkan terdakwa Dhawiyah barang bukti sabu-sabu turut dimusnahkan di pekarangan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

“Terakhir kasus Dawiyah, dokter Helmy penggunaan senjata api,” katanya lagi.

Menurut Yoseph, permasalahan hukum di wilayah Jakarta Timur disampaikan saat ini cukup tinggi hal tersebut dikatakan saat pemusnahan sejumlah barang bukti hasil kejahatan.

“Untuk wilayah Jakarta Timur saat ini masih tinggilah,” singkat Joseph Cristian.

Dalam pemusnahan barang bukti dihadiri perwakilan Wakapolres Jaktim Sonny Mahar, BNN Ashairin, Sekretariat Kota Jakarta Timur Usmayadi, Kepala Rubasa Jefri Gintingi. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *