oleh

Bea dan Cukai Soetta Perketat Pengawasan Narkotika dan Senjata Api

Jakarta, TribunAsia.com – Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Tipe C Soekarno Hatta, Erwin Situmorang menegaskan semakin meningkatkan pengawasan pada barang keluar dan masuk oleh penumpang antarnegara di Bandara Soekarno-Hatta. Barang-barang yang sangat diawasi ialah, narkotika, jiba, senjata, dan bahan peledak yang marak diselundupkan.

Bila impor dan ekspor barang oleh penumpang pesawat umumnya untuk dapat tax refund di negara asal berbelanja barang. Demikian, Erwin Situmorang di acara Custom Goes To Campus.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Menghadapi Era Digital Bersama Bea Cukai” di Vokasi Univesitas Indonesia (UI), Kota Depok, Jawa Barat. Rabu (21/11/2018).

Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Tipe C Soekarno Hatta, Erwin Situmorang pada acara Custom Goes To Campus di Vokasi Univesitas Indonesia (UI), Kota Depok, Jawa Barat. Rabu (21/11/2018)

KPU Tipe C Bea dan Cukai Soekarno-Hatta lakukan diskusi kinerja kapada sejumlah mahasiswa UI.

Ingatkan Erwin Situmorang, WNI tidak menghabiskan devisa dan mahasiswa lebih menyukai berbelanja di dalam negeri dibandingkan di luar negari sebab dapat membangun negeri dengan membayar pajak dan berbelanja di dalam negeri

“Kalau ada barangnya serupa yang ada di dalam negeri beli di sinilah. Mareka Harus tahu bahwa kalau mereka dari luar negeri mereka beli atau belanja sebenarnya mereka banyak menghabiskan Devisa di sana. Mari kita beli atau belanja dalam negeri dong.  Itu yang membangun investasi kita. Oleh karena itu, kalau mereka belanja di luar negeri siap-siap dong bayar pajak dalam negeri. Ayo kita juga bangun negara kita dengan membayar pajak,” ujar Erwin.

Bagi pelancong dari luar negeri, belanjaan barang maksimal yang tidak dikenakan bea masuk ialah sebesar USD500 per orang. Bila ada kelebihan pada patokan ini, selisih harga selanjutnya dikenakan bea masuk dan PPN.

“Kita berharap mahasiswa dapat menjadi duta sosialisasi kinerja dan pengetahuan tentang bea dan cukai dari generasi baru ini,” sebut Erwin. (Hendrik Raseukiy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *