oleh

Kawanan Pemuda Bermotor Bacok Warga Jatinegara dan Merampok Warung

Jakarta, TribunAsia.com – Kawanan pemuda bermotor matik acungkan senjata tajam hingga bacok warga Jatinegara yang tengah ngopi di Jalan Waru Doyong Cakung, Jakarta Timur. Korban diketahui bernama Adji dibacok disekitar lengan kiri dengan luka sabetan samurai didekat rumahnya yang tinggal di RT 09/08.

Pembacokan itu terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.15 WIB. Menurut Adji, dirinya mendengar suara warga yang panik berteriak rampok lalu dengan spontan korban menghadang pelaku dengan mengendarai sepeda motor yang berboncengan.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Seketika itulah pelaku membacok korban Adji yang terluka ditangan dan posisi korban terjatuh dari sepeda motor matik lalu ditangkap warga kemudian diamankan ke kantor RW 08.

“Lengan kiri saya yang dibacok dia pakai samurai. Saya lagi ngopi warga berteriak rampok saya inisiatif lompat tiba-tiba,” kata korban Adji kepada TribunAsia.com di kantor RW 08.

Adji, korban sabetan samurai oleh pelaku saat mencoba menghadang pelaku yang melarikan diri dengan kendaraan bermotor roda dua.

Ia menambahkan, saat pembacokan pelaku berjumlah dua orang dan salah satu pengemudi motor matic jenis Yamaha Fino tancap gas melarikan diri.

“Dia dua orang temannya kabur pakai Fino sampai oleng dia bablas,” imbuh korban.

Kemudian, saksi mata dilokasi kejadian turut menjelaskan, pelaku diperkirakan lebih dari dua orang dengan kendaraan matik yang berbeda membawa senjata tajam berupa samurai dan celurit.

Ujang mengatakan, pelaku sempat menghampiri warung kopi miliknya namun, dia bersembunyi dikamar mandi melihat pelaku mengacungkan senjata tajam.

Namun, menurut kesaksian Ujang, warung penjual kelontong disebelah usaha warkopnya itu berhasil rampas oleh para pelaku seperti handphone dan sejumlah uang karena pelaku mencoba mengacungkan parang ukuran 40 centi meter kepada korban pemilik warung.

“Pas posisi anak-anak pada ngopi kita ngebenahin yang kita lihat itu parang panjang sekitar 40 centian (cm) ada. Kita pas posisi masuk (ngumpet) dikamar mandi kalo kita lolos. Yang diambil handphone dua (unit) posisi dibawah beras dia ngerogoh (mengambil) begini. Uang kurang lebih dua ratus ribu. Sempet teriak minta tolong minta tolong cuma ditakut-takutin doang diacungi pake samurai,” papar Ujang.

Salah satu pelaku pembacokan dan perampokan berhasil diamankan oleh warga.

Sementara, Ketua RW 08 dan RW 12 yang berada dilokasi kantor sekretariat mengamankan pelaku dari amukan massa geram dengan ulah pelaku. Kata Alim selaku Ketua RW 08, rekan pelaku berhasil melarikan diri dan menggasak sejumlah uang dari warung kelontong yang berada ditepi jalan. Masih kata dia, kendaraan yang ditumpangi pelaku sempat menuju jalan buntu ke arah Stasiun Buaran dan putar balik dikarenakan tidak ada jalan tembus sambil mengeluarkan senjata tajam ke aspal.

Atas tindakan tersebut, warga meneriakan rampok dan dihadang oleh warga setempat, kemudian pelaku yang tidak memiliki identitas tersebut berhasil ditangkap beserta barang bukti senjata tajam setelah melukai korban Adji.

“Warung itu udah dirampok, motor (pelaku) nggak keambil. Saya baru mau berangkat muter (ronda). Pisau panjang tapi patah ada korban,” ujarnya.

Ditambahkan kembali oleh Irianto, pelaku telah menyerang warga sekitar yang berada di wilayah RW 12 dengan menggunakan senjata tajam yang ke warung dan mengacungkannya disepanjang jalan Radjiman.

“Warung warga yang tinggal di Waluyo, dia mengacungkan ini golok yang diseret-seret ke jalan,” singkatnya.

Kini kejadian tersebut telah ditangani Polsek Cakung Jakarta Timur, pelaku dan korban tengah dimintai keterangan oleh petugas untuk melengkapi proses hukum lebih lanjut. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *