oleh

Arie Tuanggoro : Advokat Probono dan Pengusaha Berjalan Seiring

Jakarta, TribunAsia.com – Bank Mandiri bersama Real Estate Indonesia (REI) akan menggelar pameran perumahan bertajuk REI Mandiri Property Expo. Pameran tersebut akan diselenggarakan pada 17-25 November 2018 di Jakarta Convention Center (JCC).

Pameran yang diikuti oleh 40 grup pengembang dengan total 125 proyek perumahan. Menariknya, dalam pameran itu harga rumah yang dijual dengan harga mulai Rp 140 jutaan. REI menyatakan hampir 60 persen dari perumahan yang ditawarkan dikhususkan bagi kalangan milenial. Salah satu peserta REI Expo PT Tuanggoro Mas. Berikut bincang bincang dengan direktur PT Tuanggoro Mas, Arie Tuanggoro melalui telpon seluler. Kamis (15/11).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Menanggapi iklim properti saat ini, pengamat dan praktisi properti, Arie Tuanggoro mengatakan, rumah dengan harga tersebut berlokasi di wilayah pinggiran Bogor, Depok, Tangera, dan Bekasi. Beberapa di antaranya berlokasi di wilayah Maja dan Serang, Banten.

“Yang membuat masyarakat tertarik adalah trend properti DP 0 %. Trend ini diikuti berbagai perusahan properti untuk menarik konsumen. Meski sesungguhnya tidak sungguh – sungguh 0 %, tapi marketing seperti itu sungguh menarik konsumen,” kata direktur PT Tuanggoro Mas.

Terkait perizinan properti, Arie Tuanggoro mengakui, perizinan semakin baik dan terpadu.

Namun tidak menutup mata keadaan dunia usaha properti cenderung lesu.

“Ini efek dari melemahnya kurs rupiah.Menyikapi ini, perusahaan mensiasati dengan optimalisasi kinerja perusahaan. Kita berusaha menghindari PHK karyawan,” kata pengusaha properti dan advokat ini.

Arie terdiam sesaat, saat ditanya aktivitasnya membagi waktu sebagai advokat dan pengusaha.

“Untuk advokat Karena panggilan hati. Kerja probono bagi kaum marjinal. Keduanya berjalan seiring,” pungkas Arie Tuanggoro. (GN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *