oleh

Sekjen Relawan BN : Jokowi Hentikan Diksi Bodoh

Jakarta, TribunAsia.com –  Menanggapi diksi yang dimunculkan oleh Jokowi, Sekretaris Jendral Relawan Barisan Nusantara Apriansyah JB, minta Jokowi menghentikan diksi bodoh dalam masa kampanye pilpres 2018.

“Jokowi berkutat dengan diksi bodoh  memunculkan istilah ‘sontoloyo’ dan ‘genderuwo’ dalam beberapa kesempatan,” kata Apriansyah di Jakarta, Selasa (13/11).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Apriansyah menjelaskan, Jokowi mengeluarkan diksi seperti itu mencerminkan miskinnya bahasa yang dimiliki oleh Jokowi.

“Diksi Sontoloyo dan genderuwo mennunjukan Jokowi miskin dalam pembendaharaan bahasa. Yang ada dalam kepalanya bahasa umpatan local yang tidak mendidik,” tandas Apriansyah.

Apriansyah berharap, Capres 2018, Jokowi dan Prabowo tidak terjebak dalam perang diksi bodoh tapi memunculkan gagasan dan solusi Indonesia maju.

“Relawan Barisan Nusantara berharap Capres 2018 tidak terjebak dalam diksi bodoh,” pungkas Apriansyah. (GN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *