oleh

Ayahanda Alm. Jaksa Sandy : Sandy Anak yang Penurut dan Jaksa yang Bersih

Jakarta, TribunAsia.com – Doddy Widodo Ayah dari almarhum Sandi Johan Ramadhan Jaksa korban pesawat Lion Air GT-610 mengatakan dilokasi tempat pemakaman umum (TPU), Jalan Cipinang Besar Selatan bahwa putranya adalah anak yang santun dan sangat toleransi terhadap orang lain.

“Sandy (almarhum) anak yang penurut dan soleh. Dia hormat sekali kepada orang yang lebih tua dan nggak pernah melawan orang tua,” kata Doddy Widodo kepada TribunAsia.com, Selasa (13/11/2018).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Ia menambahkan, putranya menjadi korban pesawat Lion Air JT-610, Senin (29/10) yang terjatuh diteluk Karawang Jawa Barat dan diketahui olehnya pada pukul 15.00 Wib atas informasi tim gabungan yang dibentuk dalam proses indentifikasi jatuhnya pesawat naas tersebut. Disampaikan Doddy kembali, putranya memiliki karakter konsisten dan bertanggung jawab dalam bekerja.

Pemakaman Almarhum Jaksa Sandy Johan Ramadhan di Jakarta. , Korban naas kecelakaan Pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat. (13/11/18)

Baca Juga : Institusi Adhyaksa Berduka Cita Atas Kepergian Sandy Jaksa Korban Pesawat Lion Air JT-610

“Saya terima indentifikasi sekitar jam 15.00. Sandy anak yang konsisten tanggung jawab pada pekerjaan,” tuturnya.

Perlu diketahui, almarhum Jaksa Sandy Johan Ramadhan kini meninggalkan seorang istri yang tengah mengandung anak pertamanya dibilangan Duren Sawit Jakarta Timur.

Kemudian, dirinci kembali oleh Doddy orang tua almarhum Sandy ditengah-tengah taman pemakaman, rencana kedepan putranya hendak melaksanakan ibadah umroh ke Tanah Suci. Tidak hanya itu, dia meyakini selama berkarir sebagai Korps Adhyaksa diyakini bersih dan sesuai prosedur kerja dilingkungan Kejaksaan Bangka Selatan.

“Banyak kengingnannya dia ingin Umroh. Dia ingin punya rumah di Regensi 2. Dia jaksa yang bersih,” ucap Doddy Widodo disela-sela pemakaman. (Dw)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *