oleh

Menhub Budi Karya Menyampaikan di Hari Pahlawan Fokus pada Pembangunan

Jakarta, TribunAsia.com – Menteri Perhubungan Budi Karya menyampaikan pada Hari Pahlawan salah satu fokus pembangunan saat ini adalah pembangunan infrastruktur. Kata Menhub, jasa-jasa pahlawan sangat penting terlebih hari Pahlawan dapat memberikan inspirasi kepada negara. Diantaranya pembangunan jalan tol di sejumlah tempat di Indonesia dalam acara Dialog Indonesia Maju, di Diamond Convention Center, Jawa Tengah.

“Menyambut Hari Pahlawan 10 November 2018, saya ingin memberikan inspirasi  kepada negara bahwa sangat penting sekali jasa-jasa para Pahlawan dengan sebuah karya , tentunya Pemerintah sudah melakukan satu diantaranya dengan adanya fasilitas infrastruktur yang ada, seperti jalan tol,” ujar Budi Karya Sumadi, Senin (12/11/2018).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Kemudian, infrastrutur jalan yang melalui Solo menuju Semarang Jawa Tengah diharapkan dapat mempermudah akses transportasi baik dari hasil industri seperti barang-barang maupun jasa.

“Jalan tol bagi Solo ada dari Semarang serta Surabaya artinya semua kegiatan-kegiatan industri, barang dan jasa. Ada dilakukan di Solo, karena pergerakan barang belum jadi dan sudah jadi bisa dilakukan,” imbuhnya.

Tidak hanya infrastruktur jalan, dia menambahkan sarana umum lainnya juga menjadi fokus target pembangunan termasuk pasar di wilayah pedesaan. Sektor pertanian pun turut diutarakan dalam kesempatan dialog itu seperti irigasi dan Badan Usaha Daerah.

“Di empat tahun capaian pembangunan 2015-2018, kita juga bangun pasar desa, bumdesa, tambatan perahu, irigasi dan lain-lain,” ujarnya.

Pencarian kerja selama ini dipaparkan kembali oleh Menhub, seperti pembangunan jalan bebas hambatan dan selain itu, pembangunan sentra perdagangan diperkirakan mencapai 5.220 unit. Untuk itu, melalui semangat Hati Pahlawan Budi Karya mengharapkan hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat.

“Secara rinci dia menyampaikan, capaian selain pembangunan jalan tol di antaranya membangun 5.220 unit pasar desa, 123.145 Km jalan desa, 791.145 m jembatan, 1.972 unit embung, 26.070 unit bumdesa, 2.882 unit tambatan perahu, 3.004 unit sarana olahraga, hingga 28.091 unit irigasi. Pembangunan tersebut pada dasarnya agar masyarakat bisa merasakan kehadiran pemerintah,” urainya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *