oleh

Walikota Tangsel Keok oleh Putusan MA Perkara RS IMC Bintaro

Tangsel, TribunAsia.com  – Menang Kasasi ditingkat Mahkamah Agung (MA), Warga perumahan Vila Bintaro Indah (VBI), Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, akan segera mengajukan eksekusi kepada PTUN Serang, Banten untuk menyetop dan menghentikan Pembangunan Gedung RS IMC Bintaro yang berlokasi di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangsel. Seperti diketahui, putusan Mahkamah Agung /MA nomor : 448 K/TUN/LH/2018, Tanggal 25 September 2018, telah memenangkan secara mutlak (penuh) warga Villa Bintaro Indah (VBI), terkait pembangunan rumah sakit IMC Bintaro tersebut dan meminta pihak RS IMC untuk menghentikan seluruh proses pembangunan gedung RS IMC Bintaro yang sudah dibatalkan ijin Amdal dan IMB nya oleh Mahkamah Agung.

Dalam surat pemberitahuan amar putusan kasasi yang dikirimkan oleh PTUN Serang kepada warga RT 5 RW 11, Villa Bintaro Indah tertanggal 6 November 2018, dicantumkan kutipan amar putusan MA berbunyi antara lain : mengadili, 1. Mengabulkan permohonan kasasi dari para pemohon kasasi (terdapat nama 13 pemohon); 2. Membatalkan putusan Pengadilan Tinggi TUN Jakarta dengan putusan nomor 28/LH/2018/PT.TUN.JKT tanggal 03 April 2018 yang menguatkan Putusan PTUN Serang No. 22/G/LH/2017/PTUN-SRG tanggal 15 November 2017.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Dalam amar putusan tersebut, Mahkamah Agung mengabulkan gugatan para penggugat untuk seluruhnya, menyatakan batal SK Walikota Tangsel tentang izin Lingkungan dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Pembangunan RS IMC yang berlokasi di Jalan Jombang Raya Nomor 56 Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel. Serta mewajibkan tergugat dalam hal ini adalah Walikota Tangsel untuk mencabut kedua Surat Keputusan tersebut.

Ir. Walneg S. Jas, MM selaku koordinator warga Vila Bintaro Indah, saat menggelar konferensi pers pada Sabtu (10/11/18) pagi, menyatakan , ” Mahkamah Agung melalui Putusan MA RI No. 448K K/TUN/LH/2018 tanggal 25 September 2018, mengabulkan secara mutlak dan seluruhnya, permohonan Kasasi Warga Villa Bintaro Indah dan membatalkan SK Walikota Tangsel Nomor : 658.31/4659 tahun 2015 tentang ijin Lingkungan serta SK. Walikota Tangsel Nomor : 645.3/30505/BP2T tahun 2015 tentang IMB.

“Kami mengucapkan syukur kepada Alloh SWT, atas berkat rahmat dan pertolongan-Nya, akhirnya warga VBI berhasil memenangkan perjuangannya melawan kezholiman dan kesewenang-wenangan Pemerintah daerah Tangerang Selatan. Dari awal kami sudah yakin dan bertekad, kebenaran pasti akan menang. Dan sampai keujung dunia manapun akan kami kejar kezholiman. Jika kami kalah didunia, maka akan kami kejar kelak di akhirat,” tandas Walneg.

Walneg menambahkan bahwa, kebenaran tetaplah benar, kemenangan ini mudah-mudahan akan menjadi motivasi dan inspirasi bagi masyarakat yang tengah berjuang untuk melawan kebatilan dan permainan-permainan penguasa dan pengusaha.

Saat ditanyakam tentang keinginan rencana warga VBI selanjutnya, dirinya mengatakan,  warga VBI akan tetap menolak dan akan membogkar bangunan RS IMC Bintaro yang tak memikiki IMB. Sebab proses hukum tertinggi sudah dimenangkan ditingkat Mahkamah Agung, dan warga VBI tak perlu lagi audiensi dengan Walikota Tangsel.

Sementara itu, pengacara warga VBI Dahlan Pido, SH menyebutkan bahwa, warga VBI sudah bosan untuk bermediasi dengan pihak Pemkot Tangsel. Selama 2 tahun warga VBI berjuang dengan cucuran keringat dan air mata, juga materi yang tak sedikit, hingga akhirnya diputuskan kemenangan bagi warga VBI oleh Mahkamah Agung RI.

“Pada dasarnya ketentuan hukum memang memberikan batas waktu hingga 6 bulan kepada pihak Pemkot Tangsel untuk menjalankan putusan Kasasi MA tersebut. Namun warga VBI  hanya memberikan batas waktunya kurang lebih 8 hari kepada Pemkot Tangsel untuk melaksanakan putusan MA tersebut. Jika tidak, maka kami akan menggunakan instrumen hukum untuk mempidanakan siapapun yang tidak menjalankan putusan hukum Mahkamah Agung tersebut, tanpa menunggu sampai 6 bulan,” pungkas Dahlan Pido. (B

TL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *