oleh

PEMBARU Bulukumba : Kami Fokus Dampingi Mayarakat Tertindas

Bulukumba, TribunAsia.com – Pendampingan terhadap masyarakat tertindas menjadi agenda utama PEMBARU Indonesia Cabang Bulukumba, sebuah organisasi yang secara nasional didirikan pada tahun 2017. Pilihan untuk melakukan pembelaan terhadap kaum tertindas merupakan agenda PEMBARU secara nasional, dimanapun organisasi ini berdiri agenda utama tersebut selalu menjadi prioritas.

Ketua Umum PEMBARU Indonesia Cabang Bulukumba, Nuralim, dalam bincang santai bersama TribunAsia.com menuturkan, untuk wilayah Bulukumba kerja pembelaan terhadap masyarakat terzalimi tetap menjadi agenda utama.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Kami fokus pada pembelaan terhadap nasib kaum tertindas, sebagaimana ini sudah merupakan agenda bersama secara nasional, tinggal disesuaikan saja dengan kondisi nyata di daerah masing-masing” ungkap Alim, sapaan akrabnya, Kamis (8/11).

Alim menjelaskan, kelompok masyarakat yang diadvokasi adalah mereka yang tidak mendapatkan haknya atau sengaja dirampas haknya sebagai warga negara, baik dirampas oleh korporasi maupun oleh negara.

“Di Indonesia sangat sering terjadi perampasan hak terhadap masyarakat, pelakunya bisa korporasi bisa juga negara, misalnya para pedagang kaki lima yang dengan semena-mena digusur, contoh lain tanah masyarakat yang sering diserobot seenak hati oleh korporasi atau perusahaan” terangnya.

Dalam konteks Kabupaten Bulukumba, PEMBARU sedang mengadvokasi kasus Lonsum, sebuah konflik agraria antara PT London Sumatera (Lonsum)dengan masyarakat Bulukumba, khususnya yang memiliki tanah di sekitar area perkebunan karet.

“Sekarang kami sedang mengawal kasus Lonsum, kasus ini sebenarnya sudah puluhan tahun tanpa penyelesaian jelas, bahkan sudah pernah menelan korban jiwa, dalam kasus ini masyarakat sangat dirugikan, selain merusak lingkungan, PT Lonsum juga seenak hati mencaplok sedikit demi sedikit tanah warga, bagi kami ini tidak bisa dibiarkan” terangnya.

Meskipun terbilang masih baru di Bulukumba, tetapi sejauh ini respon masyarakat merespon baik kerja pendampingan yang dilakukan PEMBARU Indonesia Cabang Bulukumba.

“Sampai saat ini respon masyarakat baik, sebab kami memang bekerja dengan ikhlas, sama sekali tidak menuntut imbalan, dan masyarakat melihat langsung kerja kami” ucapnya.

Meskipun wilayah kerjanya di Bulukumba, namun PEMBARU Cabang Bulukumba juga terkadang melakukan kerja bantuan kepada masyarakat di luar Bulukumba, salah satunya mereka terlibat langsung membantu korban gempa Palu, Sigi, dan Donggala.

“Saat gempa Sulteng kami turun langsung, kami kirim tim ke sana, bahkan mereka menginap selama tiga Minggu di lokasi bencana, bagi kami perjuangan tidak terbatas oleh teritorial wilayah” tegasnya.

Khusus untuk wilayah Bulukumba, Sekretariat PEMBARU Indonesia terletak di Jl Melati Kota Bulukumba, Sekretariat mereka terbuka 24 jam, bagi siapa saja yang ingin berkunjung, berdialog, menyampaikan masalah akan diterima dengan tangan terbuka. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *