oleh

BKKBN – IPADI Revitalisasi Konsep Keluarga Berencana

Jakarta, TribunAsia.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Ikatan Profesi dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI) kerjasama revitalisasi konsep dan materi kependudukan dalam pengajaran dan pendidikan kependudukan.

Disebutkan Kepala BKKBN Sigit Priohutomo, hal ini perlu melakukan peninjauan penyempurnaan soal keluarga berencana dan demografi yang relevan dengan Indonesia saat ini.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Mengidentifikasi tantangan maupun kendala pendidikan kependudukan di Indonesia dan merancang upaya difusi inovasi materi kependudukan yang konstektual, komprehensif dan integratif,” ujar Sigit Priohutomo di Acara Seminar Kualitas Kependudukan di Kota Depok, Rabu (7/11/2018).

Kepala BKKBN, Sigit Priohutomo.

Sedangkan Ketua IPADI Sudibyo Alimoeso ditempat yang sama menyoroti pembangunan yang berkelanjutan, peningkatan mobilitas internasional, stunting, lansia dan jaminan sosial bagi semua penduduk menjadi isu yang dianggap penting untuk diperhatikan dalam perencanaan pengaturan jumlah dan kualitas penduduk.

“Sebagai fokus berarti penduduk merupakan subjek dan objek pembangunan. Artinya, penduduk berperan sebagai penggerak dan pelaku pembangunan sekaligus sebagai pihak yang menjadi tujuan pembangunan itu sendiri. Sementara itu, pengambilan keputusan perlu didasarkan pada data kependudukan yang baik,” ujarnya.

Hal tersebut di atas hanya akan bisa terselenggarakan dengan baik jika konsep pembangunan berwawasan kependudukan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat. (###)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *