oleh

Pesta Raya Nusaloka Guyub Masyarakat Tangsel

Tangsel, TribunAsia.com – Mengulang sukses festival Nusa Loka 2017, kali Periode kedua ini mengambil tema indahnya kebhinekaan dalam pesta raya yang segera dilaksanakan pada pekan pertama 3 dan 4 November 2018.  Event tahun ini kembali menayangkan beragam edukasi event yang meliputi drama musikal, life music, bazaar, sports, aneka lomba, dan kesenian tari tarian dari berbagai sekolah di wilayah Tangsel.

Selain agenda tahunan yang pernah ada dilakukan juga kegiatan sosial seperti donor darah dan pengumpulan dana untuk korban gempa dengan melibatkan para selebritis Indonesia.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Wita Wibisono dihadapan awak media hari ini, (31/10) menjelaskan bahwa perbedaan tahun lalu dengan tahun ini bahwa acara lebih dominan menampilkan karya seni anak-anak dengan beragam kreatifitasnya.

“Pesta raya tahun ini menjadi moment penting bagi masyarakat dan Pemkot Tangsel bahwa Festival Nusaloka bisa menjadi guyub warga Tangsel bahkan pioneer bagi kawasan lain untuk berperan serta mengisi hari jadi kotanya,” tegas Wita yang didampingi para panitia.

Sementara Kabid Protokoler Susan Purnama mengajak awak media untuk bisa saling bekerjasama dalam event yang digelar selama dua hari nanti.

“Performance para komunitas pun akan kami tampilkan selain pentas anak-anak, untuk periode kali ini pun pesta raya masih di support oleh Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan yang mengikutsertakan sekolah sekolah di Tangsel”, kata Susan.

Sudah semestinya Pemkot Tangsel itu jatuh cinta dengan event seperti Festnus, ini mengingatkan masyarakat untuk tidak saling berbeda pandangan sehingga muncul kondisional ekstrem seperti tawuran dan sebagainya,” ulang Susan.

Bahkan event ini juga menjadi daya tarik warga untuk hadir menikmati kuliner asal Tangsel di seputar Nusa Loka BSD, tanpa pengecualian bagi warga di luar Tangsel sekalipun,” tukasnya.

Banyaknya acara yang diminati dan dukungan dari berbagai kalangan untuk turut andil dalam acara ini membuat yayasan Festival Nusa Loka sebagai penggagas bertekad besar untuk memberikan yang terbaik untuk dapat diambil manfaatnya oleh banyak pihak.

Ditambahkan Nico event promosi Festnus bila seluruh agenda acara tahun ini memang lebih mayoritas menampilkan anak-anak dan puncak acara yang diharapkan seperti drama musikal Mas Adri Prasetyo dari Teater Koma dengan judul Pohon Langit menjadi aspirasi serta inspirasi untuk menjaga indahnya kebhinekaan

“Seperti dijelaskan tadi kami ingin menjadi pioneer guyubnya warga Tangsel” pungkas Nico.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *