oleh

Menahan Amarah, Disukai Allah

TribunAsia.com

Allah SWT berfirman :

Iklan 52 Khutbah Jum'at

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan *orang-orang yang menahan amarahnya* dan mema’afkan (kesalahan) orang. *Allah menyukai* orang-orang yang berbuat kebajikan.”

(QS. Ali Imran: 134)

 

Menahan marah *_bukan pekerjaan gampang,_* sangat sulit untuk melakukannya. Ketika ada orang bikin gara-gara yang memancing emosi kita, barangkali darah kita langsung naik ke ubun-ubun, tangan sudah gemetar mau memukul, sumpah serapah sudah berada di ujung lidah tinggal menumpahkan saja, tapi jika saat itu kita mampu menahannya, maka bersyukurlah, karena kita *_termasuk orang yang kuat.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam mengajarkan kepada kita untuk meredam marah.

Diantaranya yaitu :

 

Mengucapkan Ta’awudz

Dalam sebuah hadis, Rasulullah saw bersabda:

إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا ذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ، لَوْ قَالَ: أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ، ذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ

“Sesungguhnya aku tahu satu perkataan sekiranya dibaca tentu hilang rasa marahnya jika sekiranya ia mau membaca, ‘A’udzubillahi minas-syaitani’ (Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan), niscaya hilang kemarahan yang dialaminya.

(HR Bukhari).

 

Diam

Sabda Rasulullah saw

وَ إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْكُتْ*

“Jika salah seorang di antara kalian marah, diamlah.”

(HR. Ahmad).

 

Berwudhu

Sabda Rasulullah saw:

إِنَّ الْغَضَبَ مِنْ الشَّيْطَانِ وَإِنَّ الشَّيْطَانَ خُلِقَ مِنْ النَّارِ وَإِنَّمَا تُطْفَأُ النَّارُ بِالْمَاءِ فَإِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَوَضَّأْ

“Sesungguhnya amarah itu dari setan dan setan diciptakan dari api. Api akan padam dengan air. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya berwudhu.”

(HR. Abu Daud).

 

Tahanlah amarahmu, ingatlah apa yang dijanjikan Nabi saw kepada orang yang menahan amarah.

لاَ تَغْضَبْ وَلَكَ الْجَنَّةُ

“Jangan engkau marah, maka bagimu surga.”

(HR. Thabrani).

 

[ Mulia Mulyadi ]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *