oleh

Beredarnya Brosur LGBT, Bamus Tangsel Datangi Charlie Karaoke BSD

Tangsel, TribunAsia.com – Beredarnya brosur LGBT Kelompok Tio yang sempat heboh berencana menggelar acaranya di Charlie Karaoke BSD, Rabu (31/10) berbuntut tempat hiburan tersebut mendapatkan penolakan untuk berada di Tangsel. Bahkan Badan musyawarah Kota Tangerang Selatan menyesalkan pihak manajemen melanggar peraturan daerah serta citra Tangsel dengan sebutannya cerdas modern dan religius masyarakatnya.

Badan musyawarah Tangsel melakukan mediasi dengan pihak charlie karaoke BSD menuntut acara-acara yang digagas melanggar norma agama di Tangsel dihentikan.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Saat ditemui wartawan, Ketua Badan Musyawarah Tangsel Julham Firdaus mengatakan bahwa pihak managemen Charlie Karaoke BSD sudah mengakui kesalahannya bahkan merasa dibohongi oleh konsumennya.

“Pasca Bamus melakukan investigasi dan mediasi, Pihak manager mengaku bersalah dan mengklarifikasi jika Charlie BSD pun tidak tau jika acara yang digelar adalah kelompok LGBT yang ada di Tangsel”. Ucapnya malam ini (30/10) setelah menyelesaikan permasalahan yang tengah hangat beredarnya brosur kelompok LGBT berkaraoke di Charlie BSD Tangsel.

Menurut Julham lagi, “Mereka pun tidak tahu jika itu konsumen tersebut (Tio) adalah kelompok LGBT dan merasa dibohongi bahkan siap menolak kelompok tersebut melakukan acaranya ditempat hiburannya”.

“Intinya pihak Charlie Karaoke BSD sudah tidak tau keberadaan kelompok LGBT Tio sebab saat ini nomor telepon yang sempat diketahuinya tidak aktif lagi, ya mereka pun mengakui kesalahannya” tegas Julham.

Bamus meminta masyarakat Tangsel untuk tetap tenang dan bersabar mendapatkan informasi yang beredar atas brosur LGBT yang tersebar dan memahaminya secara arif dan bijaksana sebab Tangsel lebih cerdas dalam melakukan musyawarah.

Terpisah Manager Charlie BSD Martinez pun mengakui merasa kecolongan atas beredarnya brosur LGBT yang bertempat di Charlie Karaoke BSD dan itu merupakan akal-akalan salah satu anggota LGBT yang mengaku bernama Tio.

“Awalnya dia (Tio) mem-booking acara untuk ulang tahun ditanggal 31, mengenai beredarnya brosur ajang LGBT di charlie karaoke BSD jelas adalah akal akalannya sebab saat ditanyakan perijinannya dia pun tidak punya,” ucap Martinez.

“Sampai saat ini kami los kontak dan tetap menolak jika tahu Charlie Karaoke BSD dijadikan ajang para anggota LGBT menggelar acaranya,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *