oleh

Dir Ops Basarnas, Pencarian Korban Pesawat Lion Air 24 Jam

Jakarta, TribunAsia.com – Direktur Operasional Basarnas, Brigjen TNI Bambang Suryo Aji menyampaikan,  proses pencarian korban kecelakaan pesawat Lion Air dilakukan selama 24 jam. Menurutnya, korban yang ditemukan akan dibawa ke rumah sakit Polri yang terletak di Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Kita lebih fokus disitu 24 jam. Begitu langsung nyampe disana kita bawa kerumah sakit polri lebih baik,” kata Bambang Suryo, Senin (29/10/2018).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Ditambahkan, keluarga korban telah sampai di Bandara Halim Perdana Kusuma ingin mencari dan melihat langsung kondisi korban penumpang pesawat Lion Air kemudian akan diarahkan ke RS Polri Sukamto.

“Saat ini keluarga korban lebih banyak di Halim saya belum tahu cuman ada permintaan untuk korban itu dibawa dulu ke rumah sakit hal ini kami laksanakan. Kami bawa dulu (korban) ke rumah sakit disana (Bandara Halim PK) ada keluarga korban di sana, baru dari situ juga langsung tidak berikan,” jelas Dir Ops Basarnas.

Dijalan Angkasa kavling 2-3 Jakarta Pusat, Bambang Suryo mengatakan, lokasi kejadian jatuhnya pesawat sekitar 22 mil dari pantai Jakarta. Kemudian, dia pun menjelaskan penemuan bangkai pesawat Lion Air akan dilakukan pencarian bersama dengan BPBD dibantu dengan personil TNI menggunakan peralatan canggih.

“Sekitar 22 mil dari pantai Jakarta kalau dari teluknya. Itu dari Jakarta kita temukan bangkainya kita juga mendatangkan kapal untuk bisa mengetahui posisi bangkainya di mana secepatnya kan di situlah lokasinya untuk bisa segera dievakuasi. Tapi dengan adanya alat yang canggih dari BPBD maupun dari TNI itu lebih cepat yaitu masih yang mengapung yang kita temukan di belum tahu nanti dari KNKT lah yang mana memutuskan,” tandasnya.

Selain itu, kata dia kejadian jatuhnya pesawat Lion Air di teluk Karawang Jawa Barat diyakini dengan mudah korban  dapat diketemukan. Karena, saat saat ini telah diketemukan bagian tubuh korban penumpang pesawat seperti telinga dilokasi kejadian.

“Biasanya kalau baru-baru begini cepat sudah ya belum tahu karena baru ada telinga ketemu,” ungkapnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *