oleh

Pernyataan MUI Terkait Pembakaran Bendera Bertuliskan Kalimat Tauhid

Jakarta, TribunAsia.com – Berikut pernyataan Majelis Ulama Indonesia tentang kasus pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid yang terjadi di Garut, Jawa Barat.


PERNYATAAN MEJELIS ULAMA INDONESIA

Iklan 52 Khutbah Jum'at

TENTANG KASUS PEMBAKARA BENDARA YANG BERTULISKAN

KALIMAT TAUHID DI GARUT, JAWA BARAT

Sebungan dengan adanya peristiwa pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid pada hari Senin tanggal 22 Oktober 2018 yang diduga dilakukan oleh oknum Banser maka dengan ini MUI menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

  1. MUI merasa prihatin dan menyesalkan kejadian pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid tersebut karena telah menimbulkan kegaduhan di kalangan umat Islam.
  2. MUI meminta kepada yang telah melakukan tindakan tersebut untuk memnta maaf dan mengakui kesalahannya secara terbuka kepada umat Islam.
  3. MUI mendorong dan menghimabu kepada semua pihak untuk menyerahkan masalah ini kepada proses hukum, dan meminta kepada pihak kepolisian untuk bertindak cepat, adil dan profesional.
  4. MUI memohon kepada semua pihak untuk dapat menahan diri, tidak terpancing dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu agar ukhuwah Islamiyah dan persaudaraan di kalangan umat serta bangsa tetap terjaga dan terpelihara.
  5. MUI menghimabu kepada Pimpinan oramas Islam, para ulama, kyai, ustadz dan ajengan untuk ikut membantu mendinginkan suasana dan mencipatakan kondisi yang lebihi kondusif sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *