oleh

GMPRI Minta Presiden Jokowi-JK Tuntaskan Janji-Janji Kampanye

Jakarta, TribunAsia.com Gerakan Mahasiswa Dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) minta Presiden tuntaskan janji-janji kampanye yang belum terselesaikan kepada rakyat Indonesia. Dikatakan oleh Raja, Jokowi-JK telah memasuki genap 4 tahun namun dinilai gagal dalam memimpin negara termasuk terjadi kenaikan kebutuhan pokok di Indonesia.

“Atas nama pemuda dan mahasiswa GMPRI berjuang bersama rakyat, bahan-bahan pokok kesusahan terjadi. Turunkan harga BBM itu yang kami tuntut. Sudah empat tahun kami mengevaluasi kinerja beliau bahwa kita anggap gagal,” kata Raja Agung Nusantara Ketum GMPRI di Tebet Barat VIII No.10 Jaksel, Rabu (24/10/2018).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Kemudian, dihadapan media GMPRI mengatakan, harus menuntaskan permasalahan konflik horizontal dan masalah hukum yang tengah terjadi di negara Indonesia agar tidak menimbulkan kegaduhan dipublik. Hal yang ditekankan oleh GMPRI berharap, Presiden Jokowi memanggil KPK dan Kapolri serta menjelaskan kepada rakyat.

“Banyak keganjalan yang harus diselesaikan dengan KPK maka panggil Kapolri. Sangat tidak rasional tanda persetujuan dari MPR/DPR mulai dari rakyat jelata hingga pimpinan kita satu negara. Kita harus fokus mengkritik pemerintah kita independen.Kita negara hukum Kapolri salah dihukum TNI salah itu kalau ada salah dihukum dan diadili kita harus fair supaya rakyat tahu supaya rakyat tidak gaduh katalah dia bersalah dipengadilan,” jelas Raja kepada TribunAsia.com.

Bila tidak mengindahkan tuntutan, GMPRI akan menggeruduk Istana Negara pada Jum’at, 26 Oktober 2018 dengan estimasi massa sekitar 1000 orang. Lanjutnya, dalam satu tahun terakhir perintah Jokowi-JK harus dapat menyelesaikan permasalahan di negeri ini.

“Kami Raja Agung Nusantara untuk diputuskan kita akan aksi solidaritas pada Jum’at 26 September tarik mandat . Tapi dari GMPRI berjuang untuk negara seluruh pemuda kami menghimbau jangn takut mengkritisi memberikan solusi. Jika 1 tahun tidak bisa menyelesaikan masalah ini bagi kami harus kita pikirkan dari GMPRI konsisten berjuang ,” ujarnya.

Untuk itu, GMPRI meminta kepada pemerintah sebelum hari sumpah pemuda untuk dapat memperbaiki negeri ini karena keterbatasan ekonomi berdampak akan koleb. Masih kata dia, GMPRI telah berpengaruh di zona negara Asia maka Presiden Jokowi-JK harus segera memperbaiki politik dan berkomitmen.

“Berarti tidak ada etikat baik ini ada apa. Bersama-sama mengangkat marwah kita. GMPRI sudah berpengaruh di Asia kalau tidak ada sikap negara kita akan koleb dan diperbaiki politiknya hanya komitmen dan konsistens jadilah real Presiden,” tambahnya.

Tidak hanya itu konsep ekonomi pun turut disebutkan, mulai dari nasional hingga sekala internasional yang dapat menguntungkan rakyat maupun negara. Selain itu, Indonesia bagian dari Atlantis yang pernah berjaya diera masa lalu. Imbuhnya, kedepan Indonesia akan berhadapan dengan ekonomi makro lintas negara.

“Konsep nasional dan internasional. Kita perbaiki konsep ekonomi muamalah mekanisme sistem yang diatur rakyat untung negara untung. Siap tidak siap kita dihadapan ekonomi makro seperti PBB ,OKI terutama Kemenkeu sehingga Presiden harus tegas negara yang progres harus ada standarisasi GMPRI punya konsep itu. Kita negara maritim kita negara Atlantis yang pernah Jaya zaman leluhur,” bebernya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *