oleh

Hakim Minta Saksi Jangan Ragu dan Pakai Perasaan Beri Keterangan

Jakarta, TribunAsia.com – Hakim PN Jaktim minta kepada saksi-saksi untuk memberikan keterangan yang tegas dengan tidak ragu-ragu. Dalam perkara pencurian kendaraan Suzuki Carry telah dilaporkan oleh korban pada tanggal 14 Juni 2018 lalu ke Polsek Ciracas, Jakarta Timur.

Sementara, Ketua Majelis Hakim diruang sidang mengatakan, kepada kedua orang saksi untuk memaparkan kejadian pencurian dirumahnya dengan jelas tanpa unsur perasaan.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Jadi jangan pakai perasaan jangan malu-malu. Nanti dia bebas. Harganya berapa mobil berapa,” kata Antonius Simbolon,SH.,MH ,Selasa (23/10/2018).

Kemudia diantara saksi-saksi yang dihadirkan di bangku persidangan mengutarakan, terdakwa masuk kedalam perakarangan rumah dengan mengenakan konci leter T. Perlu diketahui, kendaraan roda empat tersebut diakui oleh saksi dengan kelir warna hijau metalik.

“Kejadian 14 Juni pelaporan kepolisian hari itu juga dirumah sendiri dia ngambil pakai kunci leter T. Mobil Futura Suzuki warna metalik hijau,” ujar saksi.

Lebih lanjut, Agus Sutrisno selaku saksi memberikan penjelasan dihadapan Majelis Hakim tentang barang bukti mobil yang terparkir dan melihat beradaan Suryadi bersama hasil curian lalu diamankan ke Polsek.

Akan tetapi, pelaku diketahui bernama Taman hingga hari ini belum diketemukan dan menjadi daftar pencarian orang (DPO).

“Kita lihat jarak jauh kita lihat ada seorang laki-laki bernama Suryadi langsung dia mengaku mobil itu mobil curian bersama Taman. Disitu kita lihat ada soket langsung kita bawa ke Polsek Cipayung, temannya itu DPO (Taman),” papar saksi.

Selain itu, Majelis Hakim yang dipimpin oleh Antonius Simbolon, SH.,MH dengan didampingi Hakim anggota Nini Anggraini, SH dan Nun Suhaini, SH.,S Hum memberikan jadwal agenda sidang pekan depan untuk melakukan pemeriksaan terhadap terdakwa perihal kasus pencurian kendaraan dengan barang bukti 1 unit mobil Carry.

“Untuk pemeriksaan terdakwa kita undur 1 mereka Minggu ya,” pesan majelis hakim.

Hadir dalam persidangan, duduk selaku jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur menyampaikan dengan singkat tentang pencurian sebuah kendaraan roda empat.

“Pencurian 1 carry suzuki,” tandas Lucia, SH. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *